Jurnal Indonesia — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 40% area yang terbakar di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, telah padam dan sedang dilakukan pendinginan.
Petugas masih berupaya memadamkan sisa 60% area terbakar melalui operasi darat dan udara, dengan pengendalian yang disebut sudah bisa dilakukan meski api belum sepenuhnya padam.
Upaya Pemadaman
“Saat ini 40% dari daerah terbakar sudah padam dan dilakukan pendinginan, upaya pemadaman melalui jalur darat maupun jalur udara masih dilakukan untuk 60% daerah terbakar yang masih belum padam meski sudah bisa dikendalikan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.
Abdul menyebut sejauh ini dua helikopter water bombing dikerahkan. Jumlah tersebut akan ditambah menjadi empat unit besok untuk mempercepat pemadaman.
“BNPB akan menambah 2 unit heli water bombing, sehingga total menjadi 4 unit, yang akan direposisi besok untuk mempercepat upaya pemadaman,” ujarnya.
Terkait operasi modifikasi cuaca, Abdul menyatakan tindakan itu belum memungkinkan selama sepekan ke depan karena tidak ada awan hujan yang memadai. Meski demikian, satu pesawat OMC tetap disiagakan.
“Operasi modifikasi cuaca belum memungkinkan untuk dilakukan hingga 7 hari ke depan dikarenakan tidak adanya awan hujan yang memadai. Meskipun demikian BNPB tetap menyiagakan 1 unit pesawat OMC yang siap untuk beroperasi jika awan hujan tersedia,” kata Abdul.
Kondisi Lokasi Dan Dampak
Kebakaran di TPA Jatiwaringin yang berada di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, dilaporkan berlangsung sejak Selasa, 30 Juni. Pemerintah kabupaten telah menetapkan status tanggap darurat akibat meluasnya kebakaran.
Dari total luas lokasi sekitar 33 hektare, titik api telah menghanguskan sekitar 15 hektare hingga malam 3 Juli, menurut penjelasan Deputi Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup, Rizal Irawan, saat peninjauan bersama Wakil Menteri Lingkungan Hidup.
“Mohon izin, Pak Wamen, saya jelaskan kondisi terakhir terkait objek pemantauan, yaitu TPA Jatiwaringin, lokasinya di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Luas TPA ini kurang lebih 33 hektare,” ujar Rizal Irawan.
Rizal menambahkan bahwa sampai malam 3 Juli, luas yang terbakar diperkirakan mencapai 15 hektare.
Akibat kejadian ini, sebanyak 232 warga di sekitar lokasi mengungsi. Upaya pemadaman dan pendinginan area terus berlanjut hingga kondisi dinyatakan aman.
Ikuti Jurnal Indonesia
