Jurnal Indonesia — Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau pergerakan Unusual Market Activity (UMA) terhadap empat saham emiten pada Jumat (11/9/2026). Keempat saham tersebut adalah PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA), PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE), PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), dan PT Acset Indonusa Tbk (ACST).
Pengumuman UMA ini dikeluarkan karena adanya indikasi pergerakan harga dan transaksi yang tidak wajar pada saham-saham tersebut, meskipun tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Manajemen BEI menyatakan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini.
Kinerja Saham yang Melonjak
Saham MSJA tercatat mengalami lonjakan signifikan. Selama sebulan terakhir, saham ini telah melesat 110,9%, dan sejak awal tahun melonjak 163,3%. Sementara itu, saham MSIE menunjukkan kenaikan 59,5% dalam sebulan terakhir dan melesat 212,5% sejak awal tahun.
Saham SAPX juga mencatat pergerakan positif, dengan kenaikan 86,2% dalam sebulan terakhir dan melonjak 33,5% sejak awal tahun. Berbeda dengan yang lain, saham ACST mengalami penurunan 6,6% sejak awal tahun, namun tercatat naik 47,6% selama sebulan terakhir.
Imbauan untuk Investor
Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham-saham tersebut, BEI mengimbau para investor untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa. Selain itu, investor juga diminta untuk mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya.
Investor disarankan untuk mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.