— LEBAK – Pemerintah Desa Sukanegara, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, menghadapi keterbatasan anggaran untuk melakukan perbaikan jalan desa yang rusak. Akibatnya, desa ini sangat bergantung pada bantuan dari Pemerintah Provinsi Banten untuk memperbaiki akses jalan utama tersebut.

Kepala Desa Sukanegara, Samsudin, menjelaskan bahwa anggaran desa saat ini tidak mencukupi, bahkan untuk kegiatan fisik berskala kecil sekalipun. “Di tahun sekarang, jangankan untuk melaksanakan kegiatan fisik yang sangat besar, untuk yang skala kecil saja tidak banyak yang bisa kami lakukan,” ujar Samsudin pada Selasa (28/7/2026).

Jalan yang rusak tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat dari empat kecamatan, yakni Gunungkencana, Cirinten, Bojongmanik, dan Cileles. Menyadari pentingnya akses ini, Pemerintah Provinsi Banten melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) telah memulai pembangunan jalan beton sepanjang 3 kilometer dengan lebar 3 meter.

Samsudin menekankan, “Jalan ini menjadi akses warga dari empat kecamatan. Karena itu, jalan ini menjadi sarana konektivitas yang sangat penting bagi masyarakat di empat kecamatan tersebut.” Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemprov Banten atas bantuan yang diberikan.

“Di tengah keterbatasan yang kami hadapi dalam membangun jalan poros desa, Pemprov Banten meluncurkan kegiatan ini yang bagi kami seperti menemukan air di padang pasir,” katanya, menggambarkan betapa berartinya bantuan tersebut.

Dampak positif pembangunan jalan ini juga dirasakan langsung oleh warga. Oman Abdurrohman, salah seorang warga Desa Sukanegara, mengungkapkan bahwa jalan beton tersebut sangat membantu aktivitas sehari-hari. “Keberadaan jalan ini besar sekali manfaatnya bagi masyarakat karena sangat membantu aktivitas sehari-hari, baik untuk pergi ke kebun, ke sawah, berangkat ke sekolah, ataupun pergi berobat ke puskesmas,” tuturnya.