Regional

Donasi Rp 190 Juta Terkumpul untuk Pendidikan Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas di Bali

Warga Bali mengumpulkan donasi Rp 190 juta untuk pendidikan dua anak dari pria yang tewas dikeroyok usai diduga mencuri ayam.

Donasi Rp 190 Juta Terkumpul untuk Pendidikan Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas di Bali
Suasan rumah duka terduga maling ayam di Bali (Foto: Made Wijaya Kusuma/detikBali)

BULELENG – Kepedulian sosial mengemuka di Bali menyusul tewasnya seorang pria berinisial KD yang menjadi korban pengeroyokan setelah diduga mencuri ayam. Peristiwa yang menyentuh hati publik terutama setelah viralnya tangisan anak KD melihat jasad ayahnya, mendorong warga untuk menggalang dana.

Inisiatif pengumpulan donasi ini berhasil menghimpun dana sebesar kurang lebih Rp 190 juta. Dana tersebut rencananya akan dialokasikan sepenuhnya untuk pendidikan kedua anak KD. Para donatur berharap bantuan ini dapat mengamankan masa depan anak-anak tersebut.

Pegiat media sosial, Ary Ulangun, yang turut menginisiasi penggalangan dana bersama sejumlah relawan, menyatakan bahwa seluruh dana yang terkumpul akan ditempatkan dalam bentuk deposito. Hal ini bertujuan agar dana tersebut tetap terawasi dan penggunaannya terjamin untuk keperluan pendidikan anak-anak KD.

“Totalnya ada sekitar Rp 190 jutaan. Rencana akan kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk pendidikan anaknya,” ujar Ary. Ia menambahkan, “Kita serahkan penuh dalam bentuk deposito. Jadi tetap ada pengawasan ketika dananya digunakan. Harapan para donatur, dana ini benar-benar bisa mengamankan masa depan anak-anaknya.”

Penggalangan dana yang hanya dibuka selama dua hari ini juga menerima bantuan lain seperti sembako, uang tunai, kebutuhan rumah tangga, hingga sebuah motor baru. Sementara itu, sepupu KD, Made Partha, menyatakan bahwa keluarga mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan dan senantiasa mendampingi anak-anak KD yang masih berduka.