— JAKARTA – PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha Elnusa Tbk (ELSA), memastikan kelancaran dan keandalan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sumatera Utara (Sumut), khususnya Kota Medan. Peningkatan konsumsi BBM seiring normalnya kembali aktivitas masyarakat sempat memicu lonjakan kebutuhan pasokan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Menanggapi hal tersebut, Elnusa Petrofin mengambil langkah strategis dengan memperkuat kapasitas distribusinya. Penguatan ini mencakup penambahan armada, peningkatan jumlah personel operasional, serta optimalisasi pengendalian distribusi secara real-time.

Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional

Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, menyatakan bahwa perusahaan mengerahkan seluruh sumber daya terbaik untuk menjaga kelancaran distribusi energi. Keandalan distribusi menjadi prioritas utama, yang diwujudkan melalui penguatan armada, personel operasional, sistem pemantauan distribusi, hingga dukungan teknis di lapangan.

“Langkah-langkah ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung ketahanan energi nasional serta memastikan layanan distribusi berjalan secara aman, andal, dan berkelanjutan,” ujar Doni dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/7/2026).

Penambahan Armada dan Personel

Untuk mempercepat percepatan distribusi, Elnusa Petrofin menambah jumlah armada operasional. Melalui skema spot charter, jumlah mobil tangki yang siap beroperasi meningkat menjadi 176 unit. Angka ini mencakup mobil tangki tambahan yang didatangkan dari Jakarta dan lokasi lain secara bertahap untuk memperkuat kapasitas angkut di Sumatera Utara.

Dari sisi sumber daya manusia, perusahaan menambah 41 Awak Mobil Tangki (AMT) dari berbagai wilayah operasional. Selain itu, dukungan personel TNI sebagai pengemudi bantuan juga diberikan, sehingga total AMT kini mencapai 711 personel. Upaya ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan aman, lancar, dan tepat waktu di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.

Optimalisasi Pengendalian Distribusi

Optimalisasi distribusi juga dilakukan melalui pemantauan armada secara real-time oleh Road Traffic Control (RTC) serta seluruh Tim Operasi, baik di lapangan maupun di pusat. Pengawasan ini difokuskan pada pengendalian Round Trip Hour (RTH) mobil tangki untuk mempercepat dan mengefektifkan perputaran armada, sehingga kapasitas penyaluran BBM dapat terus ditingkatkan.

Elnusa Petrofin juga mempercepat penanganan armada yang mengalami gangguan dengan memperkuat dukungan teknis. Ini meliputi penambahan mekanik dari ATPM, penguatan ketersediaan suku cadang, serta penyediaan stok ban siap pakai untuk mempercepat proses perbaikan armada.

Operasional 24 Jam dan Dukungan Penuh

Untuk mempercepat pemulihan distribusi, operasional SPBU dan Terminal BBM Medan dioptimalkan selama 24 jam. Perusahaan memberikan dukungan operasional bagi AMT dan personel Fuel Terminal melalui penyediaan kebutuhan pendukung guna menjaga kesiapan dan keberlangsungan operasi di lapangan.

Menanggapi berbagai informasi yang beredar, Elnusa Petrofin menegaskan bahwa operasional perusahaan berjalan normal dan kondusif. Perusahaan terus menerapkan penegakan disiplin terhadap setiap pelanggaran yang terbukti dilakukan oleh personel operasional sesuai ketentuan yang berlaku, sembari memperkuat kapasitas SDM melalui proses rekrutmen dan penambahan personel baru.

Saat ini, operasional Terminal BBM Medan berjalan normal dan penyaluran BBM di SPBU wilayah Medan berangsur kembali normal. Elnusa Petrofin terus berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan distribusi energi kepada masyarakat berjalan lancar dan berkesinambungan.