Jurnal Indonesia — Saham PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV), sebelumnya dikenal sebagai PT Panca Wisesa Anugerah Tbk, menunjukkan pergerakan impresif di pasar modal. Sejak awal tahun hingga Senin, 7 September 2026, saham MGLV telah melonjak lebih dari 450%, mencapai harga Rp 13.500 per lembar.
Lonjakan harga ini bukan hanya didorong oleh spekulasi, melainkan merupakan respons pasar terhadap perubahan strategis perusahaan yang kini merambah sektor infrastruktur teknologi masa depan. Pergeseran fokus bisnis MGLV ini menarik minat investor institusional, terutama setelah teridentifikasi afiliasinya dengan jaringan bisnis pengusaha nasional Garibaldi ‘Boy’ Thohir.
Keterlibatan ekosistem Trinugraha Thohir, yang memiliki 2,25% saham melalui PT Trinugraha Thohir dan 4,86% melalui PT Trinugraha Thohir Harmoni, bersinergi dengan PT Nextier Datamate Center (NDC) sebagai pengendali baru. Didukung oleh jajaran manajemen yang diperkuat oleh Glenn Sugita, tokoh di balik PT Persib Bandung Bermartabat, kolaborasi ini menjadi katalis utama kenaikan valuasi MGLV di bursa.
Sinergi ini memiliki misi ambisius untuk mengintegrasikan potensi pasokan energi nasional dengan kapasitas komputasi canggih. Melalui anak usahanya, NDC (NexAI Digital Center), MGLV kini memfokuskan diri pada penyediaan infrastruktur data center yang dirancang khusus untuk mendukung komputasi Artificial Intelligence (AI).
Langkah strategis ini dinilai sebagai respons yang tepat waktu terhadap lonjakan permintaan pemrosesan data berkecepatan tinggi di kawasan Asia Tenggara. Manajemen MGLV menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan pasokan energi dengan infrastruktur digital modern.
Perkembangan ekonomi digital yang pesat, peningkatan adopsi layanan cloud computing, kecerdasan buatan (AI), serta percepatan transformasi digital di berbagai sektor, telah meningkatkan kebutuhan akan infrastruktur pusat data yang andal, aman, dan berkapasitas tinggi. Hal ini menciptakan peluang usaha yang prospektif bagi perusahaan.
“Perseroan memandang bahwa kondisi tersebut menciptakan peluang usaha yang prospektif untuk mengembangkan kegiatan usaha yang selaras dengan kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi, sehingga diharapkan dapat mendukung diversifikasi usaha, menciptakan sumber pendapatan baru, serta memperkuat pertumbuhan usaha Perseroan secara berkelanjutan,” demikian tertulis dalam keterangan manajemen MGLV yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dalam rangka mewujudkan rencana ini, MGLV berencana mengembangkan fasilitas high-density data center yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan, pengelolaan, dan pemrosesan data. Fasilitas ini akan mendukung layanan cloud computing, AI, serta kebutuhan infrastruktur digital lainnya.
Pengembangan kegiatan usaha di bidang data center ini diyakini akan mendukung pertumbuhan jangka panjang Perseroan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham serta para pemangku kepentingan.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.