Jurnal Indonesia — Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta kembali dilanda kebakaran pada Jumat (21/6) sore. Peristiwa ini merupakan kali kedua dalam kurun waktu dua pekan terakhir, setelah kebakaran sebelumnya yang terjadi pada Jumat (7/8).
Kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 17.10 WIB. Berdasarkan data dari Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, objek yang terbakar adalah ruang arsip yang berlokasi di lantai 11 gedung tersebut. Operasi pemadaman dimulai sekitar pukul 17.20 WIB.
Titik Api di Lantai 11 Ruang Arsip
Gedung Bapenda Jakarta yang terletak di Jalan Abdul Muis, Kelurahan Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, menjadi lokasi kebakaran pada Jumat sore. Objek yang terbakar dipastikan berada di lantai 11, tepatnya di ruang arsip.
“Objek: Gedung Bapenda, lantai 11 ruang arsip,” demikian informasi yang disampaikan Command Center Damkar DKI.
Api Berhasil Dipadamkan
Api yang sempat membubung di Gedung Bapenda Jakarta dilaporkan berhasil dipadamkan. Pantauan di lokasi pada Jumat (21/8) pukul 21.55 WIB menunjukkan api sudah tidak terlihat dan aktivitas pemadam kebakaran serta penjaga gedung telah usai.
Warga Melihat Asap dari Lobi
Sejumlah warga di sekitar lokasi melaporkan hanya melihat kepulan asap yang berasal dari area lobi Gedung Bapenda DKI. Mereka tidak mengetahui secara pasti asal muasal api.
Keti (65), seorang warga, menyebutkan bahwa kebakaran sudah berlangsung sejak sekitar pukul 17.00 WIB. “Nggak lihat apinya, asap aja di lobi,” ujarnya saat ditemui di lokasi. Ia juga menambahkan bahwa petugas pemadam kebakaran tiba dengan cepat dan bekerja hingga sekitar pukul 21.00 WIB.
Warga lain, Wiwin (47), juga hanya melihat asap dan tidak mengetahui sumber apinya. Ia membandingkan kejadian kali ini dengan kebakaran sebelumnya yang dinilainya lebih besar dan menimbulkan kepanikan karena lokasinya yang berdekatan dengan pom bensin.
Penyebab Kebakaran Diduga Suhu Panas
Kepala Seksi Operasi Sudin Damkar Jakarta Pusat, Triyanto, menyatakan bahwa kepulan asap di Gedung Bapenda DKI Jakarta disebabkan oleh suhu panas. “Penyalaan sedikit, karena suhu panas,” kata Triyanto kepada wartawan pada Jumat (21/8).
Garis Polisi Terpasang di Area Gedung
Pasca kebakaran, garis polisi dipasang di area Gedung Bapenda DKI Jakarta. Pantauan pada Sabtu (22/8), gerbang utama gedung masih tertutup rapat dan terpasang police line, menandakan belum adanya aktivitas perkantoran yang terlihat.
Serpihan material sisa kebakaran masih berserakan di halaman depan gedung. Diketahui, gedung ini belum beroperasi normal sejak kebakaran pertama pada Jumat (7/8) lalu. Sebuah papan pengumuman di gerbang menginformasikan bahwa seluruh urusan persuratan dialihkan secara digital melalui surat elektronik atau email mulai 10 Agustus 2026.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.