Jurnal Indonesia — Gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Peristiwa ini sontak membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk mencari tempat yang lebih aman di dataran tinggi.
Salah seorang warga, Mira (45), menceritakan pengalaman mencekam saat gempa terjadi. Ia bersama warga lainnya segera berlari mengungsi ke daerah Danga. “Saya jalan kaki mengungsi ke (daerah) Danga. Orang-orang ketakutan karena gempanya ngeri sekali,” ujarnya.
Saat melarikan diri, Mira menyaksikan beberapa rumah mengalami kerusakan parah akibat guncangan hebat. “Setidaknya ketika saya lari tadi, ada lima-enam rumah yang rusak parah karena gempa,” tuturnya. Rumahnya sendiri mengalami kerusakan pada bagian jendela belakang, namun ia belum sempat memeriksanya lebih lanjut karena fokus untuk menyelamatkan diri.
Kondisi serupa juga dialami warga lainnya, Obyn (30). Ia menuturkan bahwa warga mulai memadati daerah Danga sejak pukul 06.00 WITA. Mereka berkumpul sambil terus memantau perkembangan situasi dan berbagi informasi dengan keluarga di daerah lain. Warga masih bertahan di pengungsian karena adanya informasi yang beredar mengenai potensi tsunami.
“Karena sudah beredar informasi dari mulut ke mulut, katanya air pantai mulai naik. Makanya kami sementara menunggu di sini dulu, belum berani ke mana-mana,” jelas Obyn.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa pertama kali terjadi pukul 05.58 WITA dengan magnitudo 7,0. Setelah pemutakhiran data, magnitudo gempa disesuaikan menjadi 7,7. Pusat gempa berada di Kabupaten Nagekeo, berjarak 30 km arah Timur Laut dengan kedalaman 15 km.
BMKG telah mengeluarkan rekomendasi evakuasi kepada pemerintah daerah untuk beberapa titik siaga. Wilayah yang masuk dalam peringatan tersebut antara lain Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Manggarai Barat bagian utara, Sikka bagian utara, Ende bagian Utara, serta sebagian wilayah Sulawesi dan Selayar.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.