— JAKARTA – Gol tunggal Erling Haaland dalam laga derby Manchester United melawan Manchester City di Old Trafford, Minggu (13/9/2026), tidak hanya menimbulkan kontroversi tetapi juga menyoroti kelemahan lini serang MU. Meskipun gol tersebut berpotensi offside karena keberadaan Enzo Fernandez, mantan bek MU, Jaap Stam, menilai empat penyerang timnya memiliki andil dalam terciptanya gol tersebut.

Keempat penyerang yang dimaksud adalah Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, Marcus Rashford, dan Bruno Fernandes. Stam berpendapat bahwa minimnya inisiatif mereka dalam membantu pertahanan menjadi faktor krusial yang perlu diperhatikan. Keengganan para pemain depan untuk berlari dan menutup ruang lawan membuat Manchester City lebih mudah menguasai bola dan akhirnya mencetak gol.

“Itu bola panjang, mereka memenanginya, City mengambil alih, dan lihatlah ke empat pemain depan (United). Mereka cuma berjalan, mereka cuma memandangi situasinya,” ujar Stam seperti dikutip dari Metro.

Stam menekankan pentingnya kerja sama tim secara keseluruhan, termasuk para penyerang, dalam upaya meraih kemenangan. Ia menyoroti bahwa tim yang berambisi untuk menang harus menunjukkan etos kerja tinggi, termasuk kesediaan untuk berlari mundur dan memenangkan duel-duel krusial. Menurutnya, dari penguasaan bola yang baik dan transisi permainan yang efektif, barulah peluang mencetak gol dapat tercipta.