— Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji usulan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta terkait pemberian Kartu Layanan Gratis (KLG) TransJakarta bagi seluruh pelajar di ibu kota. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan bahwa usulan tersebut akan didalami lebih lanjut oleh Pemprov DKI sebelum diambil keputusan.

“Mengenai pelajar, nanti kami dalami dan kami segera putuskan. Karena bagaimanapun yang pelajar sebenarnya termasuk transportasi yang digratiskan 15 golongan,” ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (11/9/2026). Meskipun demikian, Anies menekankan bahwa masih diperlukan pengaturan yang lebih rinci terkait pemberian fasilitas gratis ini. Menurutnya, detail mengenai ketentuan bagi pelajar perlu dituangkan secara spesifik dalam sebuah peraturan gubernur (Pergub).

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta telah mengajukan usulan agar pelajar dimasukkan ke dalam daftar penerima KLG Transjakarta. Pemberian KLG khusus bagi pelajar dinilai sebagai langkah penting untuk mendukung mobilitas para siswa di Jakarta. Usulan ini disampaikan oleh Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Paloh, dalam sebuah rapat bersama pihak eksekutif di DPRD DKI Jakarta pada Rabu (9/9).

Nova Paloh meminta agar status pelajar dipertimbangkan untuk masuk dalam 15 golongan masyarakat yang saat ini telah menikmati layanan transportasi gratis. “Pelajar ini akan direncanakan untuk mendapatkan KLG tidak ke depan? Kartu Layanan Gratis. Nah, ini sangat penting,” kata Nova dalam rapat tersebut.

Nova Paloh berpendapat bahwa kebijakan ini tidak serta-merta akan menambah beban subsidi bagi Pemprov DKI, terutama jika skema penerapannya tetap berada dalam kerangka anggaran yang sudah tersedia. “Saya rasa kan ini tidak menambah subsidi, Pak. Hari ini masih tetap,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nova menilai bahwa pemberian KLG khusus untuk pelajar dapat menjadi sebuah terobosan yang akan menjadi ciri khas tersendiri bagi Jakarta. Namun, ia juga mengingatkan agar skema dan mekanisme pelaksanaannya perlu dikaji secara lebih matang, termasuk aspek-aspek terkait penggunaan kartu oleh pelajar maupun orang tua mereka.