Jurnal Indonesia — Sebuah gudang obat di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dilaporkan terbakar pada Selasa (28/7) malam. Kebakaran yang melanda kantor dan gudang PT Metiska Farma ini dimulai sekitar pukul 18.48 WIB dan berhasil dipadamkan total pada pukul 21.13 WIB.
Menurut keterangan saksi mata bernama Said (28), api dengan cepat membesar karena banyaknya bahan kemasan di dalam gudang. “Gudang botol beling, botol plastik. Kemasannya sih, rata-rata kemasannya. Makanya mudah terbakar. Kan kayak ada dus-dusnya, kan. Mudah banget terbakar jadi besar,” ungkap Said di lokasi kejadian.
Said menambahkan bahwa meskipun api membesar, tidak terjadi ledakan. Hal ini dikarenakan bahan-bahan yang berpotensi memicu ledakan seperti solar dan bahan baku obat telah diamankan lebih dulu. “Nggak ada (ledakan), karena itu nggak bahan peledak. Bahan baku semua. Solar dan segala macam juga diamankan. Makanya nggak merembet-merembet banget,” jelasnya.
Kobaran api dilaporkan tidak merembet ke permukiman warga di sekitarnya, hanya melalap area gudang obat. Saat kejadian, pegawai gudang bersama warga sekitar berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan, sementara sebagian lainnya segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Barang-barang yang berhasil diselamatkan sebagian besar adalah produk obat jadi yang siap edar. Said juga menyebutkan bahwa ini adalah kali pertama gudang tersebut mengalami kebakaran. “Baru pertama kali, ini mindahin barang-barangnya yang repot, banyak banget barang-barang yang dipindahin. Banyak barang-barang yang diselamatin, semuanya produk-produk jadi diselamatin semua,” tuturnya.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Kasudin Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, menyatakan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. “Objek yang terbakar, kantor dan gudang obat PT Metiska Farma. Status, pemadaman selesai,” ujar Asril.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.