Jurnal Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau melemah tipis sebesar 9,67 poin atau 0,14% ke level 6.668,52 pada perdagangan sesi pertama, Kamis (10/9/2026). Sepanjang sesi I, IHSG bergerak dalam rentang 6.655 hingga 6.712.
Meskipun IHSG mengalami pelemahan, sejumlah saham justru mencatatkan kenaikan signifikan, bahkan ada tiga saham yang melonjak hingga mencapai batas auto rejection atas (ARA). Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total 24,05 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 11,54 triliun, melalui 1.490.340 frekuensi transaksi.
Dalam perdagangan sesi I, tercatat 272 saham menguat, sementara 333 saham melemah, dan 186 saham lainnya stagnan. Saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 juga mengalami koreksi sebesar 0,27%.
Perdagangan sesi I juga diwarnai pelemahan pada empat sektor saham. Sektor kesehatan memimpin pelemahan dengan jatuh 0,51%, diikuti oleh sektor transportasi (0,51%), sektor keuangan (0,41%), dan sektor barang konsumsi primer (0,33%).
Sementara itu, mayoritas sektor saham lainnya mencatatkan penguatan. Sektor energi memimpin kenaikan sebesar 0,79%, diikuti oleh sektor perindustrian (0,77%), sektor barang konsumsi non primer (0,73%), sektor infrastruktur (0,3%), dan sektor barang baku (0,29%).
Pergerakan indeks saham Asia pada sesi I juga mayoritas mengalami pelemahan. Nikkei (Jepang) turun 0,31%, Shanghai (China) melemah 0,3%, Hang Seng (Hong Kong) anjlok 1,3%, dan Straits Times (Singapura) terkoreksi 0,58%.
Saham Top Gainers
Di tengah fluktuasi IHSG, beberapa saham berhasil memimpin daftar top gainers dengan kenaikan yang impresif. Tiga saham yang melonjak hingga batas ARA adalah PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) yang naik 34,65% ke Rp 825, PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) yang melesat 25% ke Rp 825, dan PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) yang menguat 24,54% ke Rp 406.
Saham top gainers lainnya termasuk PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) yang melonjak 30,43% ke Rp 120, PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) yang menanjak 28,79% ke Rp 85, dan PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) yang naik 24,24% ke Rp 82.
Sebaliknya, lima saham tercatat sebagai top losers dengan pelemahan tajam. PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN) ambruk 10% ke Rp 72, PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) turun 9,88% ke Rp 73, dan PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) anjlok 9,59% ke Rp 660.
Selain itu, PT Lavender Bina Cendikia Tbk (BMBL) melemah 9,09% ke Rp 30, dan PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) turun 7,33% ke Rp 177.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.