— Analis Phintraco Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mencapai level 6.500 pada pekan ini. Perkiraan pergerakan IHSG berada pada rentang resistance di 6.500, pivot di 6.400, dan support di 6.300.

Faktor positif datang dari bursa Wall Street yang ditutup menguat pada Jumat (7/8/2026) dan secara mingguan. Penguatan ini didorong oleh data tenaga kerja Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan.

Data nonfarm payrolls menunjukkan adanya pengurangan 23 ribu lapangan kerja pada Juli 2026, setelah revisi penurunan 20 ribu pada Juni 2026. Data ketenagakerjaan lainnya untuk periode sebelum Mei juga mengalami revisi penurunan.

“Data tersebut meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed tidak perlu menaikkan suku bunga dalam waktu dekat dan dapat mempertahankan kebijakan moneternya tetap untuk saat ini,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Senin (10/8/2026).

Perdagangan minyak mentah pada Jumat (7/8) menguat sekitar 1%, menanti negosiasi antara AS, Iran, dan negara-negara Timur Tengah terkait akses ke Selat Hormuz. Sejumlah data ekonomi AS juga akan dirilis, termasuk CPI, PPI, penjualan ritel, dan indeks Michigan Consumer Sentiment.

Menurut LSEG, peluang The Fed menaikkan suku bunga pada September kini sebesar 43.9%, turun dari 57% sebelum data nonfarm payrolls dirilis. Probabilitas The Fed mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan September mendatang naik menjadi 60.4% dari 43.2%.

Sementara itu, harga emas menguat ke level tertinggi dalam tujuh pekan di US$ 4.336 per ons troi.

Rebalancing MSCI dan Data Domestik

Dari dalam negeri, Phintraco Sekuritas mencatat akan dirilisnya indeks Keyakinan Konsumen pada Senin (10/8/2026), diikuti oleh penjualan ritel dan penjualan sepeda motor pada 11 Agustus 2026, serta penjualan mobil pada 14 Agustus 2026.

Rebalancing MSCI dijadwalkan pada 12 Agustus 2026, dengan perubahan berlaku efektif 31 Agustus 2026. Namun, MSCI masih mempertahankan pembekuan penambahan saham baru Indonesia. IHSG saat ini mendekati level Moving Average (MA) 20 weekly di sekitar 6.488.

“Jika IHSG dapat menembus level MA20 tersebut, diperkirakan IHSG berpotensi menguji level 6.500 pada pekan ini. Turunnya peluang kenaikan suku bunga The Fed, penguatan harga emas, dan koreksi harga minyak akan menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG,” jelasnya.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham pilihan untuk pekan ini, yaitu TLKM, EXCL, ANTM, BBRI, dan TPIA.