— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada perdagangan sesi I, Senin (7/9/2026). IHSG tercatat tergelincir sebesar 8,28 poin atau 0,12% ke level 6.628,18, dengan pergerakan harian yang bervariasi antara 6.620 hingga 6.667.

Di tengah pelemahan indeks, sebanyak enam saham justru berhasil mencatat kenaikan harga yang signifikan dan memimpin daftar top gainers. Tiga di antaranya bahkan mencapai batas auto rejection atas (ARA), menunjukkan lonjakan harga yang luar biasa.

Total volume perdagangan pada sesi I mencapai 24,56 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 8,47 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.328.306 transaksi. Dari pergerakan saham, 293 saham menguat, 292 saham melemah, dan 203 saham lainnya stagnan. Saham-saham blue chip yang tergabung dalam LQ45 juga terpantau melemah 0,26%.

Sektor saham yang mengalami pelemahan pada sesi I meliputi sektor properti yang memimpin dengan penurunan 0,57%, diikuti sektor teknologi (0,46%), keuangan (0,44%), barang baku (0,34%), dan barang konsumsi non primer (0,24%).

Sementara itu, sektor yang mencatat penguatan antara lain sektor energi dengan kenaikan 1,68%, sektor kesehatan 1,52%, sektor transportasi 0,46%, sektor perindustrian 0,42%, dan sektor infrastruktur 0,27%.

Pergerakan indeks saham Asia pada sesi I mayoritas juga menunjukkan tren melemah. Hang Seng (Hong Kong) anjlok 1,02%, Shanghai (China) melemah 0,12%, dan Straits Times (Singapura) terkoreksi 0,01%. Berbeda arah, Nikkei (Jepang) justru melonjak 2%.

Saham-Saham Top Gainers

Sebanyak enam saham berhasil memimpin daftar top gainers dengan lonjakan harga mulai dari 20% hingga 34%. Tiga saham yang mencapai batas auto rejection atas (ARA) adalah PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) yang melesat 34,72% ke Rp 97, PT Soho Global Health Tbk (SOHO) yang melonjak 24,9% menjadi Rp 1.505, dan PT Haloni Jane Tbk (HALO) yang naik 24,64% ke Rp 86.

Saham-saham top gainers lainnya termasuk PT Hotel Sahid Jaya Internasional Tbk (SHID) yang menanjak 22,94% ke Rp 670, PT Kima Farma Tbk (KAEF) yang naik 21,59% ke Rp 535, dan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) yang terkerek 20,99% menjadi Rp 5.275.

Saham-Saham Top Losers

Sebaliknya, terdapat lima saham yang mengalami pelemahan signifikan dan mendominasi daftar top losers. PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) jatuh 11,03% ke Rp 242, PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) ambrol 9,88% ke Rp 292, dan PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) anjlok 9,4% ke Rp 530.

Selain itu, saham PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) terkoreksi 8,99% ke Rp 1.265 dan PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) turun 7,69% ke Rp 900.