Jurnal Indonesia — KLATEN – Kebakaran hebat melanda los Pasar Bayat, Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah, pada Selasa (28/7/2026). Peristiwa ini menghanguskan puluhan lapak beserta seluruh isinya, berdampak pada 101 pedagang dengan perkiraan kerugian mencapai Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyatakan bahwa kerugian yang dialami pedagang diperkirakan mencapai angka tersebut. “Kerugian tadi disampaikan sekitar Rp 2 miliar sampai Rp 3 miliar. Ya karena ada 101 pedagang, ada yang kelontong, pakaian, dan macam-macam,” ungkapnya saat meninjau lokasi di Pasar Bayat.
Pemerintah daerah bersama dinas terkait segera mendatangi lokasi untuk mengecek dampak kebakaran dan mencari solusi agar para pedagang dapat segera kembali berdagang. Lokasi kejadian saat ini masih dalam garis polisi. “Hari ini masih digaris polisi dan insyaallah kalau tidak hari ini, besok, Labor Polri akan hadir untuk mengecek apakah ini benar-benar karena korsleting listrik atau ada hal lain,” jelas Hamenang.
Salah seorang pedagang, Harini, tak kuasa menahan tangis saat menceritakan kerugian yang dialaminya. Lapak sembakonya yang berukuran 9×3 meter ludes tak bersisa, termasuk uang tunai sebesar Rp 50 juta yang tersimpan di lemari lapak. “Saya sudah tidak punya apa-apa Pak, semua sudah habis Pak, ini Pak,” ucapnya histeris sambil menunjukkan lapaknya yang tinggal menyisakan tumpukan arang.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.