Jurnal Indonesia — Seekor kucing dilaporkan diamankan di Nizhny Novgorod, Rusia, setelah diduga berperan sebagai kurir narkoba menuju area lembaga pemasyarakatan. Penahanan ini dilaporkan pada 21 Juli 2026 oleh Direktorat Utama regional dari Layanan Pemasyarakatan Federal (FSIN).
Menurut laporan tersebut, hewan tersebut dilengkapi dengan kalung kain buatan sendiri yang di dalamnya ditemukan zat-zat tidak dikenal. “Seekor penyusup berbulu yang tidak biasa telah ditangkap. Pelaku ternyata adalah seekor kucing, ia dilengkapi dengan kalung kain buatan sendiri, di dalamnya ditemukan zat-zat yang tidak diketahui,” demikian bunyi pernyataan FSIN.
Hewan tersebut diduga disiapkan untuk menyelinap ke tempat para narapidana guna mentransfer paket ilegal. Menanggapi hal ini, seorang pawang anjing bersama anjing pelacak bernama Foxy dipanggil ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan mengonfirmasi bahwa bahan-bahan yang ditemukan di dalam kalung kucing tersebut adalah narkoba. Staf departemen kemudian menyita kalung berisi zat terlarang tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap kucing itu. Setelah dipastikan tidak mengalami luka, kucing tersebut akhirnya dilepaskan.
Video penangkapan kucing ini dengan cepat menjadi viral di berbagai platform media sosial, termasuk Instagram dan X, memicu berbagai komentar dari warganet. Banyak yang mengungkapkan rasa terkejut dan geli melihat kasus tak biasa ini. “Emang boleh mahlvk selucu ini jadi kurir sabu?ðŸ˜,” tulis salah satu pengguna akun @xcandrapratams.
Komentar lain menyayangkan kondisi tersebut, “Ini upahnya pasti daging Kobe Wagyu atau ikan salmon ya sampe mau begitu. Btw ini yang dipenjara si kucing atau siapa? Kasian mengnya,” ujar @tikdetik. Pengguna @eunoainata menambahkan, “mengg meng kok mau jadi kriminilðŸ˜.” Sementara itu, ada pula yang mengapresiasi kecerdikan modus tersebut, “Pinter juga mereka pake si meng,” kata yang lain.
Kasus serupa pernah terjadi sebelumnya, di mana kucing dimanfaatkan sebagai kurir narkoba. Pada tahun 2025 di Kosta Rika, seekor kucing kedapatan membawa 236 gram ganja dan 69 gram heroin yang ditempelkan di punggungnya dalam dua paket. Pernyataan resmi kementerian saat itu menyebutkan, “Berkat respons cepat para petugas, kucing itu berhasil ditangkap dan paket narkoba diamankan sebelum sampai ke napi.”
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.