— Bekasi – Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api Jalan Pahlawan, Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada dini hari tadi. Sebuah mobil Mitsubishi Triton dilaporkan tertabrak oleh Kereta Api (KA) Gajayana, mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan parah pada kendaraan.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 00.50 WIB ini menarik perhatian personel Brimob Polda Metro Jaya yang tengah melaksanakan patroli rutin di wilayah tersebut. Tanpa menunggu lama, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menyatakan bahwa setibanya di lokasi, petugas bersama Polres Metro Bekasi Kota segera mengamankan area. Mereka juga memberikan asistensi dalam proses evakuasi korban dan mengawal ambulans yang membawa korban menuju RSUD Bekasi Kota.

Pengemudi Mitsubishi Triton yang diketahui bernama Alfarouk (24) dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Ia ditemukan dalam kondisi terjepit di ruang kemudi mobilnya yang ringsek.

Menurut Kombes Henik, kegiatan ini merupakan bagian dari tugas patroli rutin Kompi 2 Batalyon D Pelopor. Selain menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), patroli ini juga menunjukkan kesiapsiagaan Brimob dalam merespons situasi darurat yang dialami warga.

Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas kepolisian, baik dalam menjaga keamanan maupun memberikan pelayanan. “Setiap personel harus mampu merespons setiap kejadian dengan cepat dan tepat. Kehadiran Brimob di lapangan diharapkan dapat membantu masyarakat serta mendukung penanganan agar berlangsung aman dan lancar,” ujar Henik.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Rojali memaparkan kronologi kecelakaan. Peristiwa ini bermula ketika dua mobil melintas di perlintasan tersebut. Mobil pertama berhasil melewati perlintasan dengan selamat.

Namun, mobil kedua yang merupakan Mitsubishi Triton bernopol B-9920-FSW nahasnya tidak sempat menghindar saat KA Gajayana melintas. Akibat tabrakan tersebut, mobil terseret sejauh kurang lebih 30 meter dari titik tabrak.

“Mobil mengalami kerusakan berat dan korban pengemudi mobil meninggal dunia terjepit di dalam mobil,” jelas Rojali. Kondisi mobil yang rusak parah menjadi saksi bisu keganasan tabrakan tersebut.