— MRT Jakarta menyampaikan permohonan maaf terkait gangguan yang membuat kereta berhenti mendadak pada ruas antara Stasiun Senayan Mastercard dan Stasiun ASEAN Headquarters. Peristiwa ini memicu keluhan dari pelanggan yang melaporkan kondisi tersebut melalui saluran resmi.

Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Rendy Primartantyo, mengatakan pihaknya menerima masukan dari pelanggan baik melalui contact center maupun media sosial dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Rendy menyebut tim MRT sedang melakukan pemeriksaan dan pemantauan menyeluruh untuk memastikan sistem persinyalan kembali berfungsi optimal di jalur yang terdampak.

“Sistem persinyalan MRT Jakarta telah dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan yang dirancang untuk memastikan setiap perjalanan berlangsung dengan aman. Bersamaan dengan upaya tersebut, MRT Jakarta terus melakukan optimalisasi sistem guna meningkatkan keandalan layanan dan kenyamanan pelanggan,” kata Rendy.

Dia belum merinci penyebab pasti terhentinya operasional kendaraan di lokasi tersebut dan menyatakan pihaknya masih berupaya menyelesaikan kendala.

“Kami memahami bahwa kondisi ini dapat memengaruhi kenyamanan perjalanan pelanggan. Oleh karena itu, MRT Jakarta terus berupaya menyelesaikan penanganan secepat mungkin dan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut melalui kanal komunikasi resmi apabila terdapat informasi terbaru,” ujar Rendy.

Pihak MRT menegaskan komitmen untuk mengoptimalkan sistem persinyalan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan keandalan layanan bagi penumpang.