— Ogan Komering Ulu – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) secara resmi meluncurkan gerai usaha perdananya yang diberi nama MUI Mart. Peluncuran ini menandai langkah nyata untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat sekaligus menopang berbagai kegiatan sosial.

Pusat perbelanjaan yang menyediakan kebutuhan sehari-hari ini berlokasi di Jalan Syeikh A Kaliuddin, Kemiling, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur. Peresmian gerai ini dilakukan langsung oleh Bupati OKU, Teddy Meilwansyah.

Teddy Meilwansyah menyambut baik inovasi bisnis yang digagas oleh MUI OKU ini. Ia menilai bahwa institusi keagamaan memiliki peran strategis yang lebih luas dari sekadar syiar agama. Peluncuran MUI Mart ini dianggap sebagai sebuah terobosan dan inovasi yang luar biasa dari para ulama.

“Peran MUI bukan hanya sebagai lembaga dakwah saja, tetapi juga sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (11/9/2026).

Gerai swalayan yang baru dibuka di OKU ini memiliki keistimewaan tersendiri karena tercatat sebagai MUI Mart pertama yang berdiri di wilayah Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel).

“Sementara di Pulau Sumatera, keberadaan MUI Mart disebut baru ada di dua daerah, yakni Medan dan OKU,” ungkap Teddy.

Pemerintah daerah mendorong agar unit usaha yang bernilai ibadah ini dapat terus berkembang pesat. Kehadiran cabang-cabang baru di berbagai wilayah kecamatan lainnya sangat dinantikan sebagai bentuk nyata pengabdian kepada umat.

Teddy mengajak seluruh lapisan masyarakat OKU untuk memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan bisnis ritel ini. Ia mengimbau warga untuk menjadikan MUI Mart sebagai pilihan utama dalam berbelanja berbagai kebutuhan pokok harian, karena aktivitas perniagaan di tempat ini dinilai tidak sekadar menjadi ajang transaksi ekonomi biasa.

“Kami mengimbau kepada masyarakat di OKU untuk belanja di MUI Mart. Yang pasti, belanja di MUI Mart halal dan terpercaya. Setiap belanja di MUI Mart ada nilai ibadahnya,” imbaunya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Teddy langsung memborong sejumlah barang harian di lokasi seusai prosesi peresmian. Seluruh profit operasional dari unit usaha ini dipastikan akan dikembalikan untuk kepentingan umat.

“Sebagian keuntungan nantinya akan dibelanjakan untuk jalur dakwah, sosial dan keagamaan. Jadi MUI Mart bukan hanya mengejar keuntungan saja, tetapi ada sisi dakwah dan sosialnya,” jelasnya.

MUI Mart saat ini menyediakan berbagai kebutuhan lengkap masyarakat, mulai dari sembako hingga alat rumah tangga. Kehadirannya diharapkan dapat terus bertumbuh menjadi pilar kebangkitan dan pemberdayaan ekonomi warga OKU.