Jurnal Indonesia — JAKARTA – Pemerintah Kota Pekanbaru terus menggenjot pembangunan infrastruktur demi melayani kebutuhan masyarakat, meskipun dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran dan tekanan fiskal.
Salah satu bukti nyata terlihat di Jalan Beringin, kawasan Sungai Sibam. Jalan yang sebelumnya hanya berupa tanah dan mengalami kerusakan parah, kini telah diaspal dan mulus. Pembangunan ini sangat krusial bagi warga yang tinggal di kawasan tersebut, mengingat pentingnya akses jalan untuk aktivitas sehari-hari seperti bekerja, bersekolah, mengakses layanan kesehatan, dan kegiatan ekonomi.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyatakan bahwa keterbatasan ruang fiskal tidak boleh menghentikan pelayanan kepada masyarakat. “Ruang fiskal boleh terbatas, tetapi pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Kuncinya menentukan prioritas, menjaga disiplin anggaran, dan memastikan setiap rupiah benar-benar kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan nyata,” ujar Agung.
Agung menekankan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan kewajiban pemerintah yang didanai oleh uang rakyat. Oleh karena itu, kepemimpinan diuji dari kemampuannya dalam mengelola keterbatasan, mengeksekusi program secara efektif, mengawasi kualitas pembangunan, serta memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Pekanbaru juga berencana untuk melanjutkan perbaikan sistem drainase di kawasan tersebut. Upaya ini bertujuan untuk menjaga keawetan jalan yang baru dibangun dan mencegah terjadinya genangan air.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.