Jurnal Indonesia — Jakarta — Sebuah video yang menampilkan dua pria dibungkus lakban penuh hingga menyerupai karakter anak-anak, kemudian viral di media sosial dengan narasi bahwa keduanya adalah pencuri yang dihukum warga.
Pemilik salah satu akun dalam video membantah klaim tersebut. Menurut keterangan yang diberikan, kedua pria itu adalah kreator konten asal Malang, Jawa Timur, yang tengah menjalani tantangan saat siaran langsung.
Salah satu peserta dalam video, Syahroni Muhammad, menyatakan bahwa dirinya bersama rekannya, Feri Wedon, memang sering membuat konten humor di platform seperti YouTube, TikTok, dan Instagram.
“Ini aku sama temenku, namanya Feri Wedon, aku sama Feri Wedon ini content creator,”
Syahroni menjelaskan momen yang terekam muncul ketika mereka menerima tantangan (challenge) dari penonton saat siaran langsung. Tantangan itu berupa permintaan agar tubuh mereka dilakban penuh, yang kemudian diikuti dengan adegan makan terasi.
“Lagi menjalankan live TikTok, terus di-challenge orang, dikasih gift suruh lakban (badan) full. Selesai dilakban, makan terasi, jadi seperti orang kesakitan,”
Menurut Syahroni, video tersebut kemudian diunggah ulang oleh akun lain dengan narasi yang tidak sesuai dan memicu viralitas. Ia menegaskan bahwa klaim bahwa mereka adalah pencuri yang dihukum warga tidak benar.
“Akhirnya diambil akun IG, namanya ‘Harian Kampung’. Di situ dikasih narasi yang gak bermutu dan gak sesuai, akhirnya viral, rame semua media sosial,”
Syahroni menambahkan klarifikasi tentang identitas mereka sebagai pembuat konten. “Untuk yang sebenarnya itu, kita ini content creator Batre TV YouTube, bukan maling,” ujarnya.
Ikuti Jurnal Indonesia
