Jurnal Indonesia — Sebuah video yang menampilkan aksi nekat pengunjung membuka jendela mobil di tengah area harimau Taman Safari Bogor, Jawa Barat, viral di media sosial. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran mengenai keselamatan pengunjung dan satwa.
Dalam rekaman yang beredar pada Sabtu (22/8/2026), terlihat jelas jendela mobil di bagian tengah penumpang terbuka. Salah seorang penumpang tampak mengeluarkan ponselnya, diduga untuk merekam atau memotret satwa yang berada di dekat kendaraan. Tak lama setelah jendela ditutup, seekor harimau terlihat mendekati mobil tersebut.
Menanggapi insiden ini, Corporate Communication Manager Taman Safari Indonesia (TSI), Trully Erlynda, menegaskan bahwa keselamatan pengunjung adalah prioritas utama. Ia menyatakan bahwa menjaga jendela kendaraan tetap tertutup adalah Standar Operasional Prosedur (SOP) yang wajib dipatuhi oleh setiap pengunjung.
“Ketentuan tersebut telah disampaikan melalui safety briefing sebelum memasuki Safari Journey, rambu peringatan, serta himbauan yang diberikan sepanjang rute,” ujar Trully.
Pihak Taman Safari Indonesia berkomitmen untuk terus memastikan penerapan SOP keselamatan melalui pengawasan ketat dan arahan dari petugas di lapangan. Evaluasi berkala terhadap efektivitas pengawasan, terutama di titik-titik rawan pelanggaran, juga akan dilakukan.
Lebih lanjut, Trully menambahkan bahwa pihaknya akan memperkuat penerapan standar keamanan dan pengawasan, serta terus mengedukasi pengunjung mengenai pentingnya menjaga keselamatan diri dan satwa.
“Kami mengimbau masyarakat yang melihat tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan untuk segera melaporkannya kepada petugas atau ranger terdekat maupun melalui kanal resmi TSI, sehingga dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” tutupnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.