Jurnal Indonesia — JAKARTA – Kepolisian Daerah Metro Jaya menyiapkan langkah strategis untuk mengamankan pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada hari esok. Antisipasi terhadap kedatangan suporter Persib Bandung dilakukan dengan membentuk tim penyekatan di tiga wilayah krusial.
Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya, Irjen Dekananto Eko Purwono, menyatakan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Jawa Barat dan Kepolisian Daerah Banten dalam upaya preventif ini. “Kami juga bekerja sama dengan Polda Jabar dan juga Polda Banten untuk melakukan kegiatan penyekatan sebagai bentuk preventif atau antisipasi,” ujar Dekananto saat Apel Siaga Jakarta bersama The Jakmania di kawasan GBK, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Tiga wilayah yang menjadi fokus penyekatan adalah Tangerang Kota, Karawang, dan Bogor. Dekananto menjelaskan bahwa Tangerang Kota dipilih karena berbatasan langsung dengan wilayah Banten. Sementara itu, Karawang dipilih karena berbatasan dengan Bekasi, dan Bogor dipilih karena berbatasan dengan wilayah Depok. “Untuk lokasi-lokasi penyekatan itu ada di wilayah Tangerang Kota karena berbatasan juga dengan wilayah Banten. Kemudian ada di wilayah Karawang berbatasan dengan Bekasi, dan juga Bogor yang berbatasan dengan wilayah Depok. Itu yang kita lakukan penyekatan,” jelasnya.
Total sebanyak 17.800 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan ini. Pengamanan melibatkan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, serta unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dekananto menegaskan bahwa penyekatan dilakukan sejalan dengan kebijakan yang melarang suporter Persib hadir langsung di SUGBK, sesuai dengan izin keramaian yang diterbitkan Mabes Polri atas rekomendasi Polda Metro Jaya.
“Sesuai dengan regulasi FIFA, untuk dalam pertandingan ini suporter dari Persib dilarang untuk hadir di GBK,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa aturan serupa akan diterapkan ketika Persija bertandang ke Bandung. Jakmania juga tidak diperkenankan hadir dalam laga tersebut. “Karena demikian juga nanti kalau bertanding di Bandung, kita juga akan melarang teman-teman dari Jakmania untuk hadir ke Bandung,” katanya.
Dekananto berharap agar seluruh suporter, khususnya The Jakmania, dapat memegang komitmen untuk menjaga ketertiban. Pihaknya meminta agar suporter tetap tertib sebelum, selama, dan sesudah pertandingan usai. “Kami yakin dengan komitmen yang sudah dibuat oleh teman-teman Jakmania, bahwa teman-teman Jakmania berjanji akan tertib dalam pelaksanaan pertandingan itu, baik sebelum pertandingan, kemudian pada saat pertandingan, termasuk setelah selesai dari pertandingan,” tutupnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.