Jurnal Indonesia — Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan maksimal untuk pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, besok. Selain memastikan kelancaran acara, kepolisian juga mengimbau seluruh penonton untuk menjaga ketertiban dan tidak membawa barang-barang yang dapat membahayakan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengingatkan para penonton dan suporter untuk tidak membawa barang berbahaya seperti senjata api, senjata tajam, minuman beralkohol, botol, serta bahan yang berpotensi menimbulkan ledakan. Ia juga menekankan pentingnya sikap tertib dan saling menghormati antar penonton.
“Kami juga mengajak bahwa ada masyarakat lain di sekitar GBK yang juga melaksanakan kegiatan bersama. Kami juga memohon maaf kepada seluruh masyarakat DKI apabila di dalam perhelatan pertandingan sepak bola Persija melawan Persib ini ada pastinya terhambat ataupun rekayasa lalu lintas yang diciptakan ataupun dibuat,” ujar Budi. Ia menambahkan bahwa semua upaya pengamanan ini dilakukan demi memberikan ruang yang aman bagi seluruh masyarakat, baik yang menonton pertandingan maupun yang beraktivitas di sekitar GBK, serta menekankan bahwa sportivitas adalah nomor satu dalam kegiatan sepak bola.
Menjelang laga tersebut, Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan penyekatan di tiga wilayah strategis untuk mengantisipasi kedatangan suporter Persib Bandung. “Kami juga bekerja sama dengan Polda Jabar dan Polda Banten untuk melakukan kegiatan penyekatan sebagai bentuk preventif atau antisipasi,” kata Irjen Dekananto.
Tiga wilayah yang menjadi lokasi penyekatan adalah Tangerang Kota yang berbatasan dengan Banten, Karawang yang berbatasan dengan Bekasi, serta Bogor yang berbatasan dengan Depok. Penyekatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat kebijakan yang melarang suporter Persib hadir langsung di SUGBK.
Total personel gabungan yang dilibatkan dalam pengamanan pertandingan ini mencapai 17.800 orang, terdiri dari unsur Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Irjen Dekananto menjelaskan bahwa larangan kehadiran suporter Persib di SUGBK sesuai dengan regulasi FIFA dan rekomendasi dari Polda Metro Jaya yang tercantum dalam izin keramaian yang diterbitkan Mabes Polri.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.