Jurnal Indonesia — Seorang pria ditemukan tewas setelah tertemper kereta rel listrik (KRL) di kawasan Stasiun Jurangmangu, Jakarta, pada Kamis sore. Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menyingkap penyebab kematian.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar membenarkan adanya peristiwa yang menyebabkan seorang laki-laki meninggal dunia.
“Benar ada sebuah kejadian yang sebabkan orang meninggal dunia. Korban laki-laki,”
Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.44 WIB pada Kamis (2/7). Polisi awalnya memperoleh informasi dari petugas keamanan dalam (PKD) stasiun terkait adanya korban meninggal.
“Kami mendapatkan laporan dari rekan di PKD Stasiun Jurangmangu ada sebuah kejadian yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia,”
Penyidik melanjutkan olah tempat kejadian perkara dengan pendekatan scientific crime investigation (SCI). Kompol Bambang menyampaikan bahwa seluruh tim terkait dilibatkan dalam proses tersebut.
“Semua tim kami akan terlibat dalam olah TKP secara scientific crime investigation (SCI),”
Dampak Perjalanan KRL
KAI Commuter menyatakan rangkaian KA 1737D relasi Rangkasbitung–Tanah Abang menjalani pengecekan setelah insiden tertemper orang di emplasemen Stasiun Jurangmangu. Proses pengecekan itu berimbas pada perjalanan kereta di lintas tersebut.
Operator menginformasikan bahwa pengecekan rangkaian diperlukan sehingga perjalanan kereta selanjutnya mengalami gangguan pada lintas yang sama.
Ikuti Jurnal Indonesia
