— JAKARTA – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) pada Selasa (8/9/2026) telah menyelenggarakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). Seluruh mata acara dalam rapat tersebut memperoleh persetujuan melalui musyawarah untuk mufakat, yang menandai langkah strategis perseroan dalam memperkuat struktur permodalan guna mendukung ekspansi kegiatan usaha di sektor hulu minyak dan gas bumi.

Mata acara pertama, yang disetujui oleh para pemegang saham independen, mencakup rencana penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD atau private placement). Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 271.505.380 saham baru. Jumlah ini setara dengan paling banyak 10% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan, sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 14 Tahun 2019.

Dana yang berhasil dihimpun dari pelaksanaan PMTHMETD ini akan dialokasikan untuk keperluan modal kerja serta pengembangan kegiatan usaha perseroan dan grup perseroan. Potensi dilusi kepemilikan saham bagi para pemegang saham yang sudah ada diperkirakan mencapai maksimum 9,09%, namun tanpa adanya perubahan pengendalian dalam perseroan.

Pada mata acara kedua, para pemegang saham memberikan persetujuan atas perubahan Pasal 4 Ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan. Perubahan ini dilakukan sehubungan dengan peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh sebagai akibat dari penerbitan saham baru dalam rangka PMTHMETD. Apabila PMTHMETD dilaksanakan seluruhnya, modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan akan bertambah dari semula 2.715.053.800 saham menjadi sebanyak-banyaknya 2.986.559.180 saham.

“Persetujuan pemegang saham independen atas rencana PMTHMETD ini merupakan langkah strategis bagi perseroan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus memperoleh alternatif sumber pendanaan bagi ekspansi kegiatan usaha perseroan dan grup perseroan. Kami berkomitmen untuk melaksanakan seluruh tahapan PMTHMETD sesuai ketentuan regulasi yang berlaku, demi kepentingan terbaik seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan,” ujar Direktur Utama PT Raharja Energi Cepu Tbk, Sumantri dalam keterangan resmi, Selasa (8/9/2026).