— Saham PT Aneka Tambang Tbk atau Antam (ANTM) dilaporkan menjadi salah satu saham yang paling diminati investor asing dalam beberapa waktu terakhir. Pada periode 7-9 September 2026, saham emiten yang bergerak di sektor emas ini mencatatkan *net buy* investor asing sebesar Rp 401,5 miliar, menjadikannya yang tertinggi di antara saham-saham lain yang diburu oleh investor asing.

Pergerakan harga saham ANTM menunjukkan kenaikan signifikan. Pada perdagangan Rabu (9/9/2026), harga sahamnya melonjak 3,90% ke level Rp 3.200. Transaksi saham Antam pada hari itu mencapai 205,96 juta lembar dengan frekuensi 35.668 kali, menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp 650,98 miliar. Investor asing tercatat melakukan *net buy* senilai Rp 373,93 miliar pada perdagangan tersebut.

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) dalam analisisnya menyebutkan bahwa saham ANTM masih dalam proses menguji level *resistance* di 3.200. BRIDS merekomendasikan strategi *Buy on break* jika saham mampu menembus level 3.200 dengan peningkatan volume transaksi. Target harga yang ditetapkan berada di kisaran 3.249 hingga 3.312.

“MACD (Moving Average Convergence Divergence) masih menunjukkan sinyal positif, namun histogramnya tipis negatif sehingga perlu dikonfirmasi oleh volume,” ujar BRIDS dalam ulasannya untuk perdagangan Kamis (10/9/2026).

BRIDS juga mengidentifikasi sentimen positif tambahan bagi Antam, yaitu kenaikan harga emas yang melampaui US$ 4.400 per ons. Kenaikan ini didukung oleh pelemahan dolar Amerika Serikat dan ekspektasi kebijakan dari bank sentral. Namun, BRIDS mengingatkan adanya potensi risiko dari kenaikan harga minyak dan kemungkinan kenaikan suku bunga, yang dapat mengurangi daya tarik emas sebagai aset non-*yield*.

Sementara itu, Antam sendiri dijadwalkan akan menggelar paparan publik dalam acara *Public Expose 2026* pada sore hari ini.