— JAKARTA – Di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Jumat (11/9/2026), beberapa saham justru menunjukkan pergerakan positif. Saham-saham ini tidak hanya melawan tren pasar, tetapi juga memimpin daftar saham dengan perolehan untung terbesar (top gainers), bahkan ada yang mencapai batas auto rejection atas (ARA).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG tercatat mengalami penurunan sebesar 66,69 poin atau 1,01% ke level 6.522,64. Indeks bergerak dalam rentang 6.462 hingga 6.552 pada sejam pertama perdagangan. Volume perdagangan mencapai 13,5 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 5,78 triliun, yang melibatkan 811.611 kali transaksi.

Secara keseluruhan, pasar menunjukkan tekanan jual yang signifikan. Tercatat 479 saham mengalami penurunan, sementara 138 saham menguat dan 159 saham stagnan. Saham-saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 juga tidak luput dari tekanan, dengan penurunan sebesar 0,99%.

Kondisi serupa terlihat pada bursa saham Asia yang juga kompak bergerak di zona merah. Nikkei Jepang anjlok 2,76%, Shanghai Tiongkok turun 1,8%, Hang Seng Hong Kong melemah 1,09%, dan Straits Times Singapura terkoreksi 0,26%.

Saham-Saham Top Gainers

Di tengah sentimen negatif pasar, beberapa saham berhasil mencuri perhatian dengan kenaikan harga yang signifikan, mulai dari 15% hingga 24%. PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) menjadi bintang pada perdagangan kali ini, dengan harga sahamnya melonjak 24,38% mencapai Rp 505, menyentuh batas ARA.

Saham-saham lain yang juga menunjukkan performa kuat dalam daftar top gainers antara lain PT Hotel Sahid Jaya Internasional Tbk (SHID) yang melesat 20% ke level Rp 930, dan PT Mitra Investindo Tbk (MITI) yang menguat 17,39% ke harga Rp 270.

Selanjutnya, PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) tercatat naik 16,91% ke Rp 159, diikuti oleh PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) yang menguat 15,49% ke Rp 82.

Pergerakan Top Losers

Sebaliknya, terdapat lima saham yang mengalami koreksi tajam dan memuncaki daftar saham dengan penurunan terbesar (top losers). PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) ambruk 12,1% ke Rp 109, diikuti PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) yang anjlok 9,85% ke Rp 595.

PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) juga mencatat penurunan 9,76% ke harga Rp 74. Sementara itu, PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) turun 9,04% ke Rp 151, dan PT Sumber Global Energy Tbk (ELPI) melemah 9,03% ke level Rp 655.