— JAKARTA – Jajaran Kepolisian Resor Banyuasin, Sumatera Selatan, berhasil mengungkap motif di balik pembunuhan sadis terhadap kakak beradik berinisial RN dan AY. Jasad keduanya ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di Banyuasin. Motif pembunuhan yang disertai dengan aksi pemerkosaan terhadap korban dilatarbelakangi oleh rasa sakit hati pelaku terhadap orang tua korban.

Penyelidikan polisi membuahkan hasil dengan penangkapan dua orang terduga pelaku. Keduanya adalah Rendi Saputra (28), yang merupakan warga Kenten Laut, Banyuasin, dan seorang pria bernama Andika, warga Talang Kelapa, Banyuasin.

“Dari pemeriksaan awal, pengakuan pelaku adalah karena sakit hati terhadap orang tua korban, sehingga korban nekat merencanakan pembunuhan tersebut dan memperkosa korban,” ujar Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino.

Menurut Risnan, kedua pelaku berhasil diamankan oleh petugas kepolisian sekitar tiga jam setelah penemuan kerangka korban. Penangkapan dilakukan di dua lokasi yang berbeda pada Minggu (6/9). Salah satu pelaku bahkan terpaksa mendapatkan tindakan tegas karena melakukan perlawanan saat hendak diamankan oleh petugas.

Saat ini, kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan secara intensif oleh tim penyidik dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banyuasin. Polisi masih terus berupaya mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti yang ada untuk mengungkap secara tuntas hubungan antara para pelaku dengan orang tua korban, serta alasan pasti rasa sakit hati yang diduga menjadi pemicu utama aksi pembunuhan berencana tersebut.