Jurnal Indonesia — Tangerang Selatan – Kepolisian Sektor Ciputat Timur berhasil mengungkap kasus pencurian ribuan ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciputat, Tangerang Selatan. Keempat pelaku pencurian ini ternyata merupakan komplotan yang salah satunya adalah petugas keamanan (satpam) di SPPG tersebut.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menjelaskan bahwa total ada empat orang yang terlibat dalam aksi pencurian ini. Tiga di antaranya telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Para pelaku yang ditangkap berinisial TRS alias Cangkim (50) yang diketahui merupakan satpam di dapur SPPG, GZ alias Elub (36), dan DK alias Ole (32). Bambang menambahkan, “Korban dapur SPPG yang mau beroperasi. Pelakunya satpam penjaga SPPG berkomplot dengan kawannya.”
Peristiwa pencurian ini terjadi di Dapur SPPG Ciputat 07, Gang Akoh Eng, Jalan RE Martadinata, Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, pada Rabu (8/7). Pihak dapur SPPG kemudian melaporkan kejadian ini kepada aparat kepolisian.
“Laporan pencurian dengan pemberatan dengan kerugian di antaranya 1.700 tray (ompreng),” ujar Bambang. Selain ompreng, para pelaku juga membawa kabur barang-barang lain, yaitu 2 buah kompor, 1 unit blender, 1 printer, 1 unit genset, 1 power box dan recorder CCTV, serta 1 kunci gerbang dan ruangan milik Yayasan Dunia Berkah Mandiri.
Tim Opsnal Polsek Ciputat Timur yang dipimpin oleh Kanit Reskrim AKP Akhmad Kholil Effendi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyelidikan awal, didapatkan informasi bahwa ompreng-ompreng tersebut ditawarkan kepada seseorang.
“Tim mendapatkan informasi bahwa ompreng tersebut ada yang menawarkan oleh orang berinisial DH alias Bucek,” ungkap AKP Akhmad Kholil Effendi. Berdasarkan petunjuk tersebut, polisi berhasil mengungkap keterlibatan Cangkim, satpam di dapur SPPG.
Awalnya Cangkim bungkam, namun akhirnya ia mengakui perbuatannya. “Awalnya Cangkim bungkam, tapi akhirnya dia mengaku mengambil barang-barang di SPPG tersebut dengan dibantu oleh teman-temannya, yaitu GZ alias Elub, DK alias Ole dan H,” jelasnya.
Saat ini, dua rekan Cangkim yaitu Elub dan Ole telah berhasil ditangkap. Sementara itu, tersangka H masih dalam pengejaran oleh pihak kepolisian.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.