— Sebuah insiden tragis terjadi di Jalan Salak, Bogor Tengah, Kota Bogor, di mana dua pengendara sepeda motor terlibat tabrakan adu banteng. Kecelakaan yang merenggut satu nyawa ini diduga kuat dipicu oleh kurangnya kehati-hatian seorang pengendara saat mencoba mendahului kendaraan lain.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota, Iptu Susilo, mengonfirmasi kejadian tersebut. “Kecelakaan mengakibatkan satu orang luka dan satu orang meninggal dunia,” ujarnya pada Kamis (30/7/2026).

Menurut Susilo, kronologi kejadian bermula ketika salah satu korban melaju dari arah Simpang Pangrango menuju Taman Kencana. Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara tersebut berupaya mendahului kendaraan yang ada di depannya. Namun, manuver tersebut berujung fatal ketika bertabrakan dengan pengendara lain yang datang dari arah berlawanan.

“Diduga saat mengendarai kendaraannya, hendak mendahului kendaraan di depannya tidak hati-hati dan antisipasi, sehingga menabrak motor Honda Vario F-62XX-XX,” jelas Susilo. Ia menambahkan, “Pemotor masuk ke jalur berlawanan saat mendahului kendaraan di depannya. (Kemudian) Bertabrakan dengan pemotor lain yang datang dari arah berlawanan.”

Akibat benturan keras yang terjadi, kedua pengendara beserta penumpangnya terpental dari kendaraannya. Insiden ini menyebabkan satu orang meninggal dunia seketika di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kedua pengendara dan penumpangnya terpental dan terjatuh. Akibat dari kejadian tersebut pengendara dan penumpang Honda Vario F 64XX XX mengalami luka-luka dan dibawa ke RS PMI. Sementara pengendara Honda Vario nopol F-62XX-XX meninggal dunia di TKP,” ungkap Susilo.

Saat ini, kasus kecelakaan maut tersebut tengah dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polresta Bogor Kota untuk penyelidikan lebih lanjut.