— TANGERANG SELATAN – Tiga pelaku kejahatan dengan modus mengganjal mesin anjungan tunai mandiri (ATM) berinisial AN, IRA, dan MH berhasil diringkus polisi saat beraksi di Rumah Sakit Buah Hati, Pamulang, Tangerang Selatan. Ketiganya diketahui memiliki peran masing-masing dalam menjalankan aksinya.

Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Febri Saputra, menjelaskan bahwa setiap pelaku memiliki tugas spesifik. “Di mana masing-masing dari pelaku tersebut, dari tiga pelaku itu memiliki peran masing-masing,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (30/7/2026).

Peran tersebut meliputi tugas mengganjal mesin ATM, menawarkan bantuan kepada warga yang hendak bertransaksi, hingga memantau situasi di sekitar lokasi kejadian. Hal yang mengejutkan adalah para pelaku tidak segan membawa senjata tajam saat melancarkan aksinya.

“Ada yang memiliki peran sebagai pengganjal di dalam gerai tersebut, begitu juga ada yang menawarkan kepada warga yang akan mengambil uang, dan satunya tersebut itu apa itu, memantau di depan,” jelas Galuh.

“Bahwasanya pelaku itu membawa senjata tajam saat beraksi,” imbuhnya.

Sebelumnya, video penangkapan para pelaku sempat viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat pelaku dikejar warga setelah upaya kejahatan mereka gagal. Bahkan, salah seorang pelaku sempat ditendang hingga terjatuh oleh warga.

Video lain menunjukkan ketiga pelaku sudah dalam kondisi terikat setelah berhasil diamankan. Mereka kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengonfirmasi kejadian tersebut. “Jadi dia itu ada tiga orang pelakunya di gerai ATM Rumah Sakit Buah Hati Pamulang. Termasuk yang tiga orang ini mengganjal tiga unit ATM ini,” katanya pada Kamis (30/7).