Jurnal Indonesia — Tiga pria yang diduga melakukan aktivitas asusila sesama jenis digerebek oleh warga di sebuah kontrakan di kawasan Citereup, Kabupaten Bogor. Peristiwa ini terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial.
Menanggapi kabar tersebut, pihak kepolisian sektor Citeureup langsung bergerak cepat untuk melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Kapolsek Citeureup Kompol Edy Santosa menyatakan bahwa anggotanya telah dikirim untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi yang dibuat oleh warga terkait insiden penggerebekan tersebut. Pihak Polsek Citeureup masih terus mendalami fakta-fakta yang berkaitan dengan peristiwa yang terjadi.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat ketiga pria tersebut sedang dimintai keterangan oleh sejumlah warga di dalam sebuah ruangan kontrakan. Ketiga pria yang tidak mengenakan baju itu dinarasikan sebagai pasangan sesama jenis yang dipergoki saat melakukan tindakan asusila.
Adegan selanjutnya dalam video menunjukkan ketiga pria tersebut digiring keluar dari kontrakan oleh warga. Terdengar pula teriakan warga yang berada di lokasi yang ditujukan kepada mereka yang digerebek.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya, berinisial F, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (30/6) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Penggerebekan dilakukan setelah warga mencurigai adanya aktivitas mencurigakan dari balik jendela kontrakan.
“Peristiwa bermula saat seorang warga mengaku melihat aktivitas mencurigakan dari balik jendela kontrakan, lalu mengajak warga lain untuk melakukan pengecekan. Berdasarkan keterangan warga, ketiga pria tersebut diduga tengah melakukan tindakan tidak senonoh (asusila),” ujar F saat dihubungi media.
Warga juga menyebutkan bahwa ketiga pria tersebut sudah cukup lama tinggal di sekitar area kontrakan. Salah satu dari mereka bahkan diketahui telah berkeluarga dan memiliki istri.
“Tidak (tinggal satu kontrakan), itu ada 1 orang yang punya kontrakan dan sudah punya istri. Sebelumnya memang sudah sering katanya nongkrong gitu bawa laki-laki, dikira cuma nongkrong biasa, eh nggak taunya mereka gay,” tambah F.
F menjelaskan bahwa yang digerebek terdiri dari satu orang pemilik kontrakan yang memiliki istri, satu pria muda, dan satu pria tua. “Begitu dari yang saya lihat kemarin,” pungkasnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.