— Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan penggerebekan terhadap tiga orang pria di sebuah kontrakan di Citeureup, Kabupaten Bogor. Narasi yang menyertai video tersebut menyebutkan ketiganya diduga melakukan perbuatan asusila sesama jenis.

Menanggapi kabar viral tersebut, pihak kepolisian telah bergerak untuk melakukan pengecekan. Kapolsek Citeureup Kompol Edy Santosa menyatakan bahwa anggotanya telah dikirim ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar. “Kita cek kebenarannya. Anggota sudah saya minta ke lokasi,” ujar Kompol Edy Santosa pada Jumat (31/6/2026).

Hingga saat ini, pihak Polsek Citeureup belum menerima laporan resmi dari warga terkait peristiwa penggerebekan tersebut. Pihak kepolisian masih terus mendalami fakta-fakta yang terkait dengan kejadian ini.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat tiga pria yang tidak mengenakan baju sedang dimintai keterangan oleh sejumlah warga di dalam sebuah ruangan kontrakan. Ketiga pria tersebut dinarasikan sebagai pasangan sesama jenis yang dipergoki sedang melakukan tindakan asusila. Video juga menunjukkan ketiganya digiring keluar kontrakan oleh warga yang berada di lokasi.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, berinisial F, membenarkan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (30/6) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Menurut F, penggerebekan dilakukan karena warga mencurigai adanya aktivitas yang tidak wajar dari balik jendela kontrakan. “Peristiwa bermula saat seorang warga mengaku melihat aktivitas mencurigakan dari balik jendela kontrakan, lalu mengajak warga lain untuk melakukan pengecekan. Berdasarkan keterangan warga, ketiga pria tersebut diduga tengah melakukan tindakan tidak senonoh (asusila),” ungkap F.

Warga menyebutkan bahwa salah satu dari ketiga pria yang digerebek adalah pemilik kontrakan dan sudah berkeluarga. “Nggak (tinggal satu kontrakan), itu ada satu orang yang punya kontrakan dan sudah punya istri. Sebelumnya memang sudah sering katanya nongkrong gitu bawa laki-laki, dikira cuma nongkrong biasa, eh nggak tahunya mereka gay,” jelas F.

F menambahkan, “(Yang digerebek) satu orang pemilik kontrakan dan memiliki istri, 1 orang pria muda, 1 orang pria tua. Begitu dari yang saya lihat kemarin.”