Jurnal Indonesia — Lalu lintas di Tol Cikampek arah Jakarta, tepatnya di Km 46+600, mengalami kemacetan pada malam ini menyusul kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga truk.
Kecelakaan yang terjadi siang tadi menyebabkan beberapa lajur tidak bisa dilintasi sehingga antrean kendaraan membentang hingga Km 66. Petugas mengatakan proses evakuasi baru rampung beberapa saat sebelum laporan ini dibuat.
Kompol Sandy Titah Nugraha, Kainduk PJR Cikampek Korlantas Polri, menyebut kecelakaan masih berdampak pada arus hingga kendaraan-kendaraan tersangka berhasil dipindahkan.
“Itu masih imbas (kecelakaan) yang tadi siang, ini masih dievakuasi,”
Insiden terjadi sekitar pukul 12.00 WIB dan melibatkan truk trailer bernomor polisi B-9822-SEI serta dua truk tronton bernomor polisi B-9125-FEV dan B-9800-KEU.
Akibat tabrakan beruntun tersebut, lajur 1, 2, dan 3 tidak dapat dilalui kendaraan lain sehingga kemacetan meluas ke arah Jakarta. Petugas melaporkan bahwa lajur-lajur itu kini sudah bisa dilintasi kembali dan kendaraan yang terlibat telah dipindahkan ke bahu jalan.
“Jadi dari tadi siang baru sampai kurang lebih 20 menit yang lalu baru bisa dievakuasi,”
Sandy menjelaskan proses evakuasi memakan waktu karena kendaraan yang terlibat bermuatan berat sehingga memerlukan alat berat untuk mengangkat dan memindahkan.
“Karena itu muatannya berat jadi harus pakai crane,”
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan beruntun bermula saat ketiga kendaraan melaju dari arah Cikampek menuju Jakarta sekitar pukul 12.00 WIB.
Menurut keterangan pengemudi truk trailer B-9822-SEI, kendaraan tersebut melaju di lajur 3 dan kurang mengantisipasi jarak dengan kendaraan di depannya. Pengemudi lalu membelokkan setir ke kiri dan menabrak truk tronton B-9125-FEV di lajur 2.
Setelah itu, pengemudi truk trailer dikatakan kembali membelokkan setir ke kanan hingga menabrak truk tronton B-9800-KEU yang berada di lajur 3.
Ikuti Jurnal Indonesia
