— Seorang ibu rumah tangga bernama Een Suhaeni (50) meninggal dunia di Sukabumi setelah terserempet Kereta Api (KA) Pangrango relasi Sukabumi-Bogor. Peristiwa tragis itu menyebabkannya jatuh ke jurang sedalam 15 meter di area perlintasan kereta.

Insiden terjadi pada Minggu (6/9) di lintasan kereta api Km 40+700 petak jalan Cisaat-Cibadak, tepat menjelang jembatan penyeberangan Kampung Kamandoran, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak. Menurut Manager Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, kejadian bermula saat KA Pangrango melintas dari Stasiun Sukabumi menuju Stasiun Bogor.

Saat kereta melaju kencang di wilayah Karangtengah, korban diduga berada di jalur rel untuk mengambil air bersih. Ia tidak menyadari jadwal kedatangan kereta yang hendak lewat. “Saat KA Pangrango melintas, korban sempat berusaha menghindar. Namun, karena jarak sudah terlalu dekat, korban terserempet kereta dan terjatuh ke dinding perlintasan dengan ketinggian sekitar 10-15 meter,” ujar Daeng.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut segera melaporkan insiden tersebut kepada Pemerintah Desa Karangtengah, Babinsa Koramil 0607-11/Cibadak, Polsek Cibadak, dan P2BK Kecamatan Cibadak. Petugas gabungan dari unsur kepolisian, TNI, BPBD, dan warga segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Medan yang curam di bawah jembatan menyulitkan proses evakuasi, yang akhirnya memakan waktu. Korban kemudian dievakuasi menggunakan mobil jenazah Kodim 0607/Kota Sukabumi menuju RSUD Sekarwangi untuk penanganan medis lebih lanjut.