— London – Trio penyerang Chelsea, Morgan Rogers, Joao Pedro, dan Cole Palmer, menunjukkan performa impresif di Liga Inggris musim ini, menjadi andalan tim dalam membobol gawang lawan. Namun, performa gemilang di lini depan ini berbanding terbalik dengan rapuhnya lini pertahanan The Blues.

Dalam lanjutan Liga Inggris pada Sabtu (12/9/2026), Chelsea harus puas bermain imbang 2-2 melawan Hull City di Stamford Bridge. Tim tuan rumah sempat unggul lebih dulu melalui gol Morgan Rogers, namun Mohamed Belloumi membalas dengan dua gol. Chelsea akhirnya terhindar dari kekalahan berkat gol penyama kedudukan dari Joao Pedro.

Ketiga pemain depan tersebut, Rogers, Pedro, dan Palmer, tampil sebagai starter dalam pertandingan melawan Hull City dan terlibat dalam seluruh gol yang dicetak Chelsea. Joao Pedro tidak hanya mencetak gol, tetapi juga memberikan assist untuk gol Morgan Rogers. Cole Palmer turut berkontribusi dengan memberikan assist untuk gol Pedro di babak kedua.

Saat ini, Joao Pedro menjadi penyerang paling produktif di Chelsea dengan catatan 3 gol dan 3 assist di Liga Inggris 2026/2027. Morgan Rogers menyusul dengan 3 gol dan 1 assist, sementara Cole Palmer telah mengumpulkan 2 gol dan 2 assist.

Meskipun puas dengan performa lini depan, Manajer Chelsea, Xabi Alonso, mengungkapkan kekecewaannya terhadap lini belakang timnya yang dinilai masih mudah dibobol lawan. “Secara keseluruhan, saya pikir kami menyerang lebih baik daripada bertahan di setiap aspek. Kami tahu ini topik besar dan tema besar bagi kami,” ujar Alonso usai laga, dilansir dari Football London.

Alonso menambahkan, “Tentu saja ini baru empat pertandingan, tetapi dinamika dalam hal kebobolan, saya tidak menyukainya dan kami perlu berbuat jauh lebih baik. Permainan terbuka, bola mati, umpan panjang, ketangguhan ini, semangat kompetitif ini, kami bisa berbuat lebih baik.”