Jurnal Indonesia — JAKARTA – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, yang akrab disapa Jaro Ade, menginstruksikan agar masyarakat dan para pemulung di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga segera dievakuasi sementara. Langkah ini diambil menyusul insiden kebakaran yang melanda area TPA tersebut sejak Selasa malam.
Jaro Ade menyatakan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama. Ia mengamati masih adanya beberapa pemulung yang berada di tenda-tenda pada Selasa malam. “Tapi yang harus diutamakan oleh kita juga setelah keselamatan masyarakat, keselamatan warga, karena banyak juga pemulung-pemulung, itu harus disisir,” ujar Jaro Ade kepada wartawan pada Selasa (8/9/2026).
Ia menekankan pentingnya petugas untuk melakukan penyisiran dan evakuasi para pemulung guna mencegah potensi bahaya. “Itu harus betul-betul oleh petugas, steril dikosongkan, mereka untuk kembali ke rumahnya dulu, ke rumahnya, dan terutama rumah-rumah yang dekat secepatnya dikosongkan,” jelasnya.
Selain itu, Jaro Ade juga menyoroti kehadiran banyak warga yang menonton proses pemadaman kebakaran. Menurutnya, kerumunan tersebut dapat menghambat upaya petugas pemadam kebakaran. “Banyak warga masyarakat itu yang menonton, sehingga ada beberapa akses untuk petugas damkar untuk masuk ke lokasi itu kesulitan dengan parkir banyaknya parkir motor yang sedang menonton api, dan itu harus disosialisasikan,” tuturnya.
Ia kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan keselamatan masyarakat, khususnya yang bermukim di dekat area TPA Galuga. “Kita mengimbau masyarakat untuk menjauh dari kawasan yang sudah didekati api karena tidak bisa untuk dipadamkan secara otomatis,” pungkasnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.