Jurnal Indonesia — Jakarta – Perjalanan Argentina dalam menemukan jalan keluar dari situasi sulit di fase gugur Piala Dunia 2026 akhirnya terhenti di partai puncak. Tim Tango harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 setelah melalui babak perpanjangan waktu.
Sepanjang fase gugur, Argentina menunjukkan kemampuan luar biasa untuk bangkit dari ketertinggalan atau membalikkan keadaan. Kebiasaan ini membawa mereka melaju hingga ke final.
Salah satu drama terjadi di babak 32 besar melawan Cape Verde. Argentina sempat unggul, namun lawannya mampu menyamakan kedudukan. Dalam skor 2-2 di babak tambahan, Argentina memastikan kemenangan 3-2 berkat gol bunuh diri Diney pada menit ke-111.
Melawan Mesir di babak 16 besar, Argentina tertinggal lebih dulu oleh gol Yasser Ibrahim di menit ke-15, dan semakin berat setelah Mostafa Ziko mencetak gol di menit ke-67. Namun, Argentina berhasil melakukan comeback dengan gol Cristian Romero (menit 79) dan Lionel Messi (menit 83), sebelum Enzo Fernandez mencetak gol kemenangan 3-2 di injury time.
Di perempatfinal menghadapi Swiss, Argentina membuka keunggulan lewat Alexis Mac Allister (menit 10), namun Swiss menyamakan kedudukan melalui Dan Ndoye (menit 67). Argentina kembali menemukan solusi dengan mencetak dua gol di babak perpanjangan waktu untuk menang 3-1.
Kisah serupa terulang di semifinal melawan Inggris. Inggris unggul lebih dulu lewat Anthony Gordon (menit 55), namun Argentina membalas melalui Enzo Fernández (menit 85) dan Lautaro Martínez di injury time untuk meraih kemenangan 2-1.
Namun, melawan Spanyol di final, pola yang sama tidak berhasil. Setelah bermain imbang tanpa gol selama 90 menit, Ferran Torres memecah kebuntuan di menit ke-106 babak perpanjangan waktu. Kegagalan Argentina untuk mencetak gol balasan membuat Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2026.
Berikut adalah catatan perjalanan Argentina di fase gugur Piala Dunia 2026:
- Babak 32 Besar: Melawan Cape Verde, Argentina menang 3-2 lewat gol bunuh diri di menit ke-111 setelah bermain imbang di waktu normal.
- Babak 16 Besar: Menghadapi Mesir, Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menang 3-2.
- Perempatfinal: Melawan Swiss, Argentina menang 3-1 setelah mencetak dua gol di babak perpanjangan waktu.
- Semifinal: Argentina comeback melawan Inggris untuk meraih kemenangan 2-1.
- Final: Melawan Spanyol, Argentina gagal membalas gol dan kalah 0-1 di babak perpanjangan waktu.
Ikuti Jurnal Indonesia
