Jurnal Indonesia — JAKARTA, investor.id – Badan Gizi Nasional (BGN) bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pembenahan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Upaya perbaikan ini ditargetkan rampung dalam kurun waktu 30 hari ke depan, tepatnya pada Agustus 2026.
Wakil Kepala BGN, Trenggono, menyatakan bahwa timnya telah membentuk strategi khusus untuk menata kembali persoalan yang ada. “Kita diberikan waktu untuk menata kembali khususnya persoalan dalam waktu dekat ini, (diselesaikan) dalam waktu 30 hari tadi,” ungkap Trenggono di kawasan gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Koordinasi intensif juga telah dilakukan BGN dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan. Pembentukan tim khusus menjadi langkah strategis untuk mempercepat proses pembenahan tata kelola program MBG.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan tenggat waktu satu bulan kepada jajarannya untuk melakukan evaluasi dan pembenahan menyeluruh terhadap pelaksanaan program makan bergizi gratis. Fokus utama evaluasi ini adalah menutup celah penyelewengan dan memastikan bahwa titik penerima manfaat benar-benar siap menerima layanan.
Program MBG belakangan ini memang menjadi sorotan publik setelah tiga mantan pimpinan BGN tersandung dugaan kasus korupsi terkait tata kelola program tersebut. Situasi ini semakin mendorong BGN untuk segera melakukan perbaikan.
“Kami juga sudah mendapatkan arahan dari Pak Menko Pangan, kita juga membuat tim. Kalau bisa (dapat selesai) dari waktu yang telah ditentukan, segera,” pungkas Trenggono, menekankan urgensi penyelesaian masalah ini.
Ikuti Jurnal Indonesia
