— Federasi Sepakbola Arab Saudi (SAFF) menjatuhkan sanksi kepada klub Al Taawoun menyusul tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh sebagian suporternya. Sanksi ini diberikan setelah fans Al Taawoun menghina pemain Al Hilal, Ruben Neves, dengan meneriakkan nama Diogo Jota.

Insiden tersebut terjadi saat Al Hilal berhadapan dengan Al Taawoun dalam lanjutan Saudi Pro League. Neves menjadi sasaran olok-olok ketika suporter Al Taawoun meneriakkan chant ‘Jota, Jota’ ke arahnya. Teriakan itu merujuk pada Diogo Jota, yang merupakan sahabat Neves dan dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan mobil pada tahun 2025.

Menanggapi penghinaan tersebut, Ruben Neves menunjukkan gestur menunjuk ke langit, sebagai pengingat bahwa Tuhan Maha Melihat. Perlakuan tidak pantas dari fans Al Taawoun tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial.

Kapten Al Nassr, Cristiano Ronaldo, turut mengecam aksi tersebut dan meminta Saudi Pro League untuk memberikan hukuman kepada para pelaku. “Orang-orang yang berperilaku seperti ini seharusnya tidak lagi diizinkan masuk ke stadion,” tulis Ronaldo dalam komentarnya di Instagram.

Al Hilal secara resmi telah mengajukan pengaduan kepada SAFF terkait insiden ini. Pihak Al Taawoun sendiri telah menyatakan penolakan tegas terhadap chant kontroversial tersebut dan menegaskan bahwa tindakan fans tidak mewakili nilai-nilai klub.

Komite Disiplin dan Etika SAFF merespons dengan mengambil tindakan tegas. Berdasarkan laporan dari Koora, komite menjatuhkan sanksi denda sebesar 100 ribu riyal, yang setara dengan sekitar Rp477 juta, kepada Al Taawoun. Selain denda, klub juga dijatuhi hukuman larangan menghadirkan penonton dalam dua pertandingan kandang beruntun.

Keputusan Komite Disiplin dan Etika SAFF bersifat final dan tidak dapat digugat.