Jurnal Indonesia — Laga puncak Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu setelah tidak ada gol tercipta selama 90 menit pertandingan. Skor imbang 0-0 memaksa kedua tim bertanding selama 2×15 menit tambahan.
Pertandingan yang digelar di New Jersey Stadium pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB ini, sejak awal didominasi oleh Spanyol. Tim Matador mengendalikan permainan dan membuat Argentina lebih banyak tertekan di area pertahanan sendiri. Argentina beberapa kali mencoba meredam serangan Spanyol dengan permainan fisik.
Spanyol nyaris membuka keunggulan pada menit kelima melalui Lamine Yamal. Setelah melakukan umpan satu-dua dengan Dani Olmo, Yamal berhasil menemukan celah di pertahanan Argentina, namun tembakannya masih dapat digagalkan oleh kiper Emiliano Martinez.
Setelah peluang tersebut, tempo permainan cenderung melambat dan minim tercipta peluang berbahaya dari kedua tim. Peluang signifikan baru muncul pada menit ke-38 ketika Mikel Oyarzabal melepaskan tendangan first time dari luar kotak penalti, namun bola masih mengarah tepat ke pelukan Martinez.
Kartu kuning pertama dalam laga ini dikeluarkan untuk bek Argentina, Lisandro Martinez, pada menit ke-40 karena melakukan pelanggaran terhadap Oyarzabal. Bencana kembali menghampiri Argentina di menit ke-43 ketika Lisandro Martinez terpaksa ditarik keluar lapangan akibat cedera paha kanan.
Memasuki babak kedua, Spanyol kembali menunjukkan dominasinya. Argentina berusaha meningkatkan intensitas permainan melalui pergantian pemain. Otamendi dan Montiel bekerja keras menjaga pertahanan dari serangan Spanyol.
Dani Olmo mendapatkan kesempatan di menit ke-64, namun tendangannya tidak cukup keras untuk melewati Martinez. Ferran Torres juga gagal memanfaatkan peluang emas di menit ke-67 melalui sundulan, yang kembali diamankan oleh Martinez.
Pada menit ke-75, Spanyol memasukkan Nico Williams dan Mikel Merino untuk menambah daya serang. Pedri dan Pau Cubarsi sempat menciptakan peluang beruntun pada menit ke-77 dan ke-79, namun Martinez kembali menunjukkan refleks gemilang. Aymeric Laporte juga membuang peluang di menit berikutnya.
Menjelang akhir pertandingan, Argentina harus bermain dengan sepuluh orang setelah Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua pada menit ke-94 karena pelanggaran keras terhadap Cubarsi. Lamine Yamal hampir mencetak gol kemenangan melalui tendangan bebas di pengujung injury time, namun Martinez kembali berhasil menepis bola.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tetap 0-0, sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Susunan Pemain
Spanyol: Unai Simon; Marc Cucurella, Aymeric Laporte, Pau Cubarsi, Pedro Porro; Fabian Ruiz (Pedri 62′), Rodri; Alex Baena (Nico Williams 75′), Dani Olmo (Mikel Merino 75′), Lamine Yamal; Mikel Oyarzabal (Ferran Torres 62′).
Argentina: Emiliano Martinez; Nicolas Tagliafico, Lisandro Martinez (Nicolas Otamendi 43′), Cristian Romero (Facundo Medina 70′), Gonzalo Montiel (Nahuel Molina 58′); Nico Gonzalez (Leandro Paredes 46′), Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Rodrigo De Paul (Giuliano Simeone 70′); Julian Alvarez, Lionel Messi.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.