Jurnal Indonesia — JAKARTA – Ketua Bidang Ekonomi DPP Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun, menyoroti pentingnya peran strategis para kader partai berlambang pohon beringin di pemerintahan. Ia menekankan bahwa peran tersebut perlu mendapatkan glorifikasi atau penguatan citra melalui media sosial.
Pernyataan ini disampaikan Misbakhun saat menghadiri acara ‘Rapimnas I Pertemuan Kerja Nasional dan Political Leadership Lab Batch 1’ di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Minggu (23/8/2026). Misbakhun mencontohkan posisi Ketua Umum Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). “Bayangkan Partai Golkar, Ketua Umum kita menjadi salah satu menteri yang mempunyai posisi paling strategis di bidang Energi dan Sumber Daya Mineral,” ujarnya dalam sambutan.
Lebih lanjut, Misbakhun menyebutkan bahwa banyak kader Golkar yang mengisi posisi menteri di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, peran strategis ini harus diperkuat dan dipublikasikan kepada masyarakat melalui berbagai platform. “Artinya apa? Bahwa kader-kader Partai Golkar di pemerintahan mempunyai peran yang sangat strategis. Peran strategis ini butuh amplifikasi di masyarakat. Amplifikasi di masyarakat. Dan butuh juga glorifikasi. Bahwa prestasi-prestasi mereka perlu disampaikan kepada masyarakat,” jelasnya.
Misbakhun mengamati bahwa masyarakat saat ini sangat aktif memantau perkembangan informasi, terutama melalui media sosial. Ia menambahkan bahwa respons pemerintah terhadap isu-isu yang beredar di media sosial menjadi salah satu hal yang krusial. “Masyarakat tidak hanya fokus pada satu kegiatan, tetapi mereka sangat aktif memonitor melalui media sosial dan sebagainya. Bahkan sekarang isu paling besar itu respons pemerintah adalah merespons postingan di media sosial,” bebernya.
Oleh karena itu, Misbakhun mengimbau agar pemerintah, khususnya yang diwakili oleh kader Golkar, memberikan respons positif dan dukungan terhadap program-program pemerintah di ranah media sosial. “Tapi saya ingin menyampaikan pesan, tolong berikan mention yang baik terhadap program pemerintah, dukungan dan penguatan yang baik terhadap programnya pemerintah, apalagi bidang-bidang yang berkaitan dengan kementerian yang dipimpin oleh kader Partai Golkar,” ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya interaksi di media sosial, seperti komentar dan engagement, dalam pemetaan persepsi publik. “Ini penting karena engagement, komentar, dan sebagainya itu menjadi salah satu hal yang penting sekarang di dalam apa? Di dalam pemetaan di media sosial. Tone negatif, tone positif, itu akan menjadi sebuah pertarungan tersendiri,” tambahnya.
Misbakhun secara khusus meminta para kader muda Golkar untuk lebih aktif dan melek terhadap isu-isu media sosial. Menurutnya, pengelolaan media sosial yang positif dapat memberikan daya dukung dan manfaat, baik bagi Partai Golkar maupun bagi pembangunan bangsa. “Dan tentunya bagi kader muda Fokus Maker adalah generasi-generasi yang sangat lekat hubungannya dengan media sosial. Isu-isu media sosial inilah kalau menurut saya ke depan harus menjadi salah satu fokus dan titik utama kita. Bagaimana mengelola media sosial ini menjadi positif, memberikan daya dukung, dan memberikan manfaat baik politik bagi Partai Golkar maupun politik kebangsaan,” tutupnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.