Jurnal Indonesia — Gubernur Banten, Andra Soni, melakukan kunjungan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (2/6/2026). Ia memastikan upaya penanganan kebakaran di lokasi berjalan dan mendapat penguatan dari berbagai pihak.
Rombongan gubernur menggelar rapat koordinasi bersama tim gabungan pemadaman yang dipimpin Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, untuk menilai situasi dan menentukan langkah penanganan lanjutan.
Penyebab dan Kondisi Lapangan
Menurut Andra, kebakaran bermula beberapa hari lalu dan dipicu oleh cuaca panas yang menurut perkiraan BMKG merupakan periode yang terpanjang dan terpanas dalam 30 tahun terakhir. Kondisi angin kemudian menyebabkan api menyebar ke bagian lain tumpukan sampah.
“Kebakaran ini terjadi beberapa hari yang lalu. Tumpukan sampah ini dalam kondisi cuaca yang berdasarkan perkiraan BMKG, 30 tahun terakhir ini yang paling panas dan paling panjang panasnya,”
“Sehingga salah satunya menyebabkan kebakaran sampah di TPA Jatiwaringin. Kemudian kebakaran ini menyebar karena faktor angin,”
Andra mengingatkan pula adanya risiko gas metana yang berada di bawah tumpukan sampah. Untuk itu, ia meminta pembatasan akses ke area TPA untuk meminimalkan risiko bagi petugas dan warga sekitar.
“Dari diskusi pihak terkait, untuk antisipasi ada pembatasan orang ke sana dan terkoordinasi. Karena pemerintah kabupaten dan kota turut turun membantu,”
Provinsi ikut menurunkan tim pemantau dan melakukan langkah antisipasi di lokasi. Andra menyebut kebakaran semacam ini bukan kali pertama terjadi, dan menyebut peristiwa serupa pernah menimpa TPA Rawa Kucing.
Dukungan Helikopter dan Perkiraan Timbunan Sampah
Andra menyatakan pemadaman terus diperkuat dengan dukungan dari pemerintah pusat. Dua helikopter dikerahkan untuk membantu memadamkan api di bagian atas tumpukan sampah yang sulit dijangkau dari darat.
“Hari ini, Alhamdulillah, kembali diturunkan dua helikopter dari pemerintah pusat karena api yang berada di bagian atas tumpukan sampah tidak dapat dipadamkan hanya dari darat,”
Gubernur memperkirakan tinggi timbunan sampah di TPA setara dengan bangunan tujuh lantai. Kondisi tersebut menjadi pengingat akan besarnya volume sampah yang dihasilkan masyarakat dan perlunya pengelolaan yang lebih baik.
“Alangkah baiknya apabila sampah yang dihasilkan dari rumah tangga dapat dipilah dan dikelola dengan baik. Dengan demikian, beban biaya pemerintah dapat ditekan dan anggaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat yang lain,”
Andra juga menyampaikan dukungan moral dan harapan kepada Bupati Tangerang yang memimpin langsung penanganan kebakaran selama beberapa hari terakhir.
Ikuti Jurnal Indonesia
