Jurnal Indonesia — Pemerintah Jepang mengirimkan bantuan berupa tiga unit helikopter untuk mendukung upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Pesawat angkut berat CH-47 Chinook tersebut dijadwalkan tiba di perairan Kalimantan Barat pada Rabu sore.
Informasi kedatangan helikopter tersebut disampaikan oleh Karo Infohan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, pada Rabu (9/9/2026). “Sore ini di perairan Kalimantan Barat. Besok merapat ke Kijing, ke pelabuhan Kijing, dan mereka akan melaksanakan test flight di Pontianak, memastikan bahwa Chinook CH-47 itu bisa mendarat di bandar udara Supadio,” jelas Rico.
Setelah tiba dan merapat di pelabuhan Kijing, helikopter akan menjalani uji coba penerbangan atau test flight di Pontianak. Rico menambahkan bahwa operasi penanggulangan karhutla menggunakan helikopter bantuan ini diharapkan dapat dimulai pada tanggal 11 atau 12 September.
Sebelumnya, dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB pada Selasa (8/9), Tri Budi menjelaskan bahwa tiga unit helikopter raksasa CH-47 Chinook telah disiapkan khusus untuk melakukan water bombing dengan kapasitas besar. Helikopter-helikopter tersebut dibawa menggunakan kapal JS Kunisaki milik Jepang.
Budi menyatakan bahwa dukungan ini merupakan implementasi dari kemitraan strategis dan kemanusiaan antara Indonesia dan Jepang. Kerja sama ini merupakan bagian dari Defence Cooperation Arrangement (DCA) yang difokuskan pada bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana atau Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR).
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.