Jurnal Indonesia — Investor asing mencetak transaksi jual bersih atau net sell pada sejumlah saham unggulan saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 88,8 poin atau 1,33% ke level 6.589,3 pada penutupan perdagangan Kamis (10/9/2026). Aksi jual bersih investor asing di seluruh pasar tercatat mencapai Rp 1,95 triliun.
Berdasarkan data Stockbit, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling ramai dilepas asing dengan nilai mencapai Rp 549,7 miliar. Posisi kedua ditempati oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang mencatat net sell sebesar Rp 218,8 miliar. Sementara itu, PT Indosat Tbk (ISAT) juga menjadi sasaran jual asing dengan nilai Rp 142,7 miliar.
Terdapat 10 saham dengan net sell asing terbesar pada hari itu, meliputi:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 549,7 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp 218,8 miliar
- PT Indosat Tbk (ISAT): Rp 142,7 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp 72,7 miliar
- PT Indika Energy Tbk (INDY): Rp 69,5 miliar
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN): Rp 58,9 miliar
- PT Amman Mineral International Tbk (AMMN): Rp 42,5 miliar
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL): Rp 36,4 miliar
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Rp 25,8 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 22,6 miliar
Secara keseluruhan, net sell asing di pasar reguler mencapai Rp 747,5 miliar. Sementara itu, net sell tercatat di pasar negosiasi dan tunai senilai Rp 1,2 triliun.
Kondisi ini terjadi bersamaan dengan pelemahan IHSG sebesar 88,8 poin (1,33%) ke level 6.589,3 pada penutupan perdagangan. Sebanyak 161 saham terpantau menguat, 543 saham mengalami penurunan, dan 259 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi di bursa pada hari tersebut mencapai Rp 21,3 triliun.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.