Jurnal Indonesia — PT Jasa Marga (Persero) Tbk didapuk menjadi mentor dalam pengelolaan Command Center di program Marketing Center of Excellence (CoE) yang diinisiasi PT Danantara Asset Management. Program ini dirancang sebagai sarana transfer pengetahuan dan penguatan kapabilitas pelayanan lintas BUMN, dengan fokus pada budaya Melayani Sepenuh Hati (MSH). Jasa Marga akan memfokuskan diri pada dua area utama, yaitu Integrated Service Monitoring dan Incident & Crisis Response Management.
Kegiatan yang mengusung tema “Command Center Management: Turning Information into Decisions, Decisions into Actions, and Actions into Public Trust” ini diselenggarakan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi. Empat BUMN yang menjadi peserta (Mentee) dalam program ini adalah PT PLN (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pelabuhan Indonesia (Persero), dan PT Kereta Commuter Indonesia. Selain itu, 22 BUMN sektor pelayanan publik lainnya turut mengikuti kegiatan ini secara daring.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat yang tercermin dari sekitar 3,5 juta kendaraan yang melintasi jalan tol Jasa Marga Group setiap hari, menjadi peluang bagi perusahaan untuk terus menciptakan nilai secara berkelanjutan. Kepercayaan ini menjadi fondasi dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi pengguna jalan.
Menurut Rivan, pengalaman layanan kepada pelanggan dibangun melalui kemampuan perusahaan dalam merespons dinamika lalu lintas jalan tol secara tepat. Kepadatan lalu lintas memerlukan penataan yang didukung informasi waktu nyata agar layanan dapat diberikan sesuai kebutuhan pengguna jalan. “Jasa Marga terus mengembangkan smart toll road ecosystem dengan mendorong paradigma dari infrastructure menjadi infraculture yang memberikan nilai dan pengalaman bagi masyarakat,” ujar Rivan.
Jasamarga Tollroad Command Center tidak hanya berfungsi sebagai sumber data lalu lintas dan suara pelanggan, tetapi juga mendukung proses pengolahan serta analisis data melalui sistem kendali yang terintegrasi. “Kami berharap kolaborasi antar BUMN ini dapat menjadi ruang berbagi wawasan dan praktik terbaik untuk memperkuat kualitas layanan publik,” tambah Rivan.
Managing Director Human Capital PT Danantara Asset Management, Agus Dwi Handaya, mengatakan bahwa Jasa Marga memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran pergerakan manusia, barang, dan aktivitas ekonomi nasional. Keterlambatan dalam pengelolaan jalan tol dapat menimbulkan risiko, sementara keputusan yang tepat dapat memulihkan kelancaran, keamanan, serta kepercayaan masyarakat.
“Pemanfaatan teknologi melalui dashboard yang andal membantu memperjelas prioritas dan mempercepat proses pengambilan keputusan. Saya berharap kegiatan ini dapat menghasilkan satu kerangka kendali yang semakin kuat, sehingga kolaborasi BUMN yang terjalin tidak berhenti pada sharing session, tetapi juga mendorong peningkatan kapabilitas bersama,” ujar Agus.
Senior Director Chief Marketing Officer PT Danantara Asset Management, Dendi T. Danianto, menjelaskan bahwa Jasa Marga terpilih sebagai mentor karena memiliki karakteristik layanan publik yang unik. Dengan Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) dan layanan Center 133 yang melayani jutaan kendaraan setiap harinya, Jasa Marga membangun kecepatan respons sebagai implementasi nyata dari layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
Dendi menambahkan, orientasi tersebut tidak hanya ditujukan kepada pelanggan, tetapi juga dimulai dari internal perusahaan dengan menempatkan karyawan sebagai bagian penting dari ekosistem layanan. Penguatan employee experience perlu dibangun melalui pelibatan karyawan untuk saling berbagi inspirasi, pembelajaran, dan praktik terbaik. “Untuk itulah program Marketing Center of Excellence hadir sebagai ruang untuk belajar, mengadaptasi, dan mengimplementasikan praktik terbaik. Dengan semangat tersebut, antar BUMN dapat bersama-sama memperkuat kapabilitas untuk menjadi organisasi yang semakin customer-obsessed,” ujar Dendi.
Program dilanjutkan dengan sesi Learning Experience yang disampaikan oleh Direktur Layanan Jasa Marga Yaya Ruhiya dan Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti, serta kunjungan lapangan yang memperlihatkan proses bisnis JMTC. Sebagai BUMN pengelola infrastruktur jalan tol, Jasa Marga berkomitmen untuk terus berbagi pengetahuan dan memperkuat sinergi antar-BUMN demi mewujudkan ekosistem layanan publik yang terintegrasi, adaptif, dan berstandar tinggi.
Ikuti Jurnal Indonesia
