Jurnal Indonesia — Langit di wilayah Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, diselimuti kabut berwarna putih gelap. Kondisi ini disertai dengan aroma pembakaran daun yang cukup menyengat, tercium di sejumlah area yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sungai Raya menjadi salah satu lokasi yang terpantau memiliki titik api karhutla di provinsi Kalimantan Barat. Area yang terdampak kebakaran hutan dan lahan ini berada di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya. Di lokasi tersebut, tampak lahan terbuka dengan bekas aktivitas pembersihan lahan. Vegetasi yang dominan di area ini adalah semak belukar, pepohonan, serta rumpun bambu yang tumbuh rapat.
Kondisi pepohonan yang gosong terlihat di beberapa titik, sementara sisa vegetasi dan material kering masih tampak di beberapa bagian. Asap atau kabut tipis menyelimuti area tersebut, menyebabkan jarak pandang menjadi terbatas. Aroma daun terbakar sangat kuat tercium di lokasi, dan abu bekas pembakaran pun masih terlihat jelas. Tanah gambut di area titik karhutla terasa lunak saat diinjak.
Di lokasi, terlihat aktivitas petugas yang sedang berupaya melakukan pemadaman. Sejumlah mobil pemadam kebakaran bersiaga di sekitar area, sementara beberapa warga juga tampak memantau kawasan yang terdampak.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke titik karhutla tersebut pada Sabtu (22/8/2026) siang. Mengenakan baju safari krem dan topi biru dongker, Prabowo turun ke lokasi tanpa mengenakan masker. Turut mendampingi dalam peninjauan ini Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hingga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Mereka juga terlihat tidak mengenakan masker. Selama peninjauan, Prabowo mengamati titik lokasi sambil menerima laporan dari pejabat setempat.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.