— Majelis taklim dalam kawasan pesantren di Jambu Luwuk, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, terbakar pada Minggu malam. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik setelah sebuah handphone meledak saat sedang diisi daya.

Kepala Dinas Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menyatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil belum dapat dipastikan.

Yudi mengatakan kebakaran dilaporkan sekitar pukul 20.06 WIB. “Sempat terdengar suara ledakan dari dalam kobong sebelum kebakaran terjadi,” ujarnya.

Menurut Yudi, warga mendengar ledakan di bagian dalam majelis yang diduga berasal dari handphone yang sedang dicas dan ditinggal pemiliknya mengikuti pengajian. Api kemudian membesar dari lantai 1 ke lantai 2 pada bangunan dengan luas sekitar 100 meter.

Warga lalu melaporkan kejadian tersebut ke Pemadam Kebakaran Sektor Ciawi karena khawatir api merembet ke rumah di sekitarnya, kata Yudi.

“Objek terbakar majelis taklim atau kobong. Sumber api atau penyebab kebakaran korsleting listrik. Korban nihil, jumlah kerugian belum diketahui,” ucap Yudi Santosa.

Dua unit mobil pemadam diluncurkan ke lokasi. Petugas mengalami hambatan saat perjalanan akibat lalu lintas padat dan jalan yang sempit, tetapi proses pemadaman berjalan lancar.

Kebakaran berhasil dikendalikan dan padam sekitar dua jam setelah dilaporkan, menurut keterangan dari Dinas Kebakaran Kabupaten Bogor.