— Api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, belum padam meski kebakaran telah memasuki hari ketujuh. Proses pemadaman masih terus dijalankan oleh petugas di lokasi.

“Masih dalam penangan di hari ke 7, masih pemadaman,” kata petugas call center BPBD/Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang saat dihubungi, Senin (6/7/2026).

Upaya Pemadaman

Pihak Kabupaten Tangerang menurunkan sekitar 8 hingga 9 unit pemadam kebakaran untuk menangani kebakaran. Penanganan juga mendapat bantuan dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang.

Dua unit helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) disebut masih akan dikerahkan untuk penanganan. Sejumlah alat berat juga dikerahkan untuk mengurai tumpukan sampah yang menjadi sumber bara api.

Proses pemadaman terkendala oleh bara api yang masih muncul dari dalam tumpukan sampah. Luas area yang terbakar tercatat sekitar 15 hektar. Menurut petugas, angin dan banyaknya tumpukan sampah membuat api meluas.

“Kemungkinan karena cuaca atau mendukung dari sampahnya jadi menyebar luas. Api merembet dari dalam tumpukan sampah, ini sedang diurai juga pakai beko alat berat,” kata petugas.

Pemantauan Kualitas Udara

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memantau kualitas udara di lokasi kebakaran dengan dua mobil pemantau kualitas udara dan tiga alat portabel. Pemantauan dilakukan sejak awal kejadian.

Dirjen Penegakan Hukum KLH, Rasio Ridho Sani, menyampaikan hasil pemantauan menunjukkan penurunan konsentrasi partikel ukuran 2,5 mikrometer (PM2,5) pada hari kelima kebakaran dibandingkan hari kedua.

Meski terjadi penurunan partikel polutan PM2,5, kualitas udara di beberapa titik di sekitar lokasi masih dinyatakan tidak sehat.

Imbauan Untuk Warga

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke lokasi kebakaran. Warga juga diminta tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.